Tampilkan posting dengan label puisi. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label puisi. Tampilkan semua posting
Where Am I Going?
Lord, grant that I am traveling
In a spiral, not a circle
Growing into my true self
Not just marking time.

Grant me a vision, Lord
Show me the way to go
Tomorrow and tomorrow and tomorrow
May I move closer to the goal.

Teach me to go deeper and higher
To see and hear the truth
To recognize reality
And to grow in you.


by Karen L. Oberst
Like a frog, I leap into my new life.
Like a butterfly, I burst the bonds of my cocoon.
Like a new formed bud on a limb, I push my head into the sunlight,
Like an eagle chick, I stretch my wings and fly.

Did you see me in the tadpole?
Did you see me in the cocoon?
Did you see me on the tree's bare branch?
Did you see me in the egg?

God sees us.
Sees not only who we are
But who we could be.
Sees the possibility behind the reality.

God knows how high this frog can leap.
God knows how much beauty this butterfly can spread.
God knows how much fruit this blossom can produce.
God knows how high this eagle can soar.



May I catch my maker's vision
And leap and spread beauty and fruit and soar,
To fulfill God's plan for this human being -
To be the blessing I could be in this world. 


by Karen L. Oberst 
Waiting

Wanting,
lusting,
to be held,
to be loved,
to feel warmth,
to feel your beating heart.
Wanting to be sheltered from the cold,
heartless winds.
Falling into invisible arms;
into an abyss of love.
Wishing,
hoping,
that my desires will be filled;
my desires of loving warmth.
Wanting to be held,
comforted,
loved.
Dreaming of passionate embraces,
of tender kisses,
loving words,
romantic nights.
Waiting for undying love.
Tentang Rindu

Bukan hanya diam lalu memerangi lelah

Kesekian kalinya aku menghela nafas

Seperti angin berhembus tak terarah

Realitiku berbicara lalu terhempas



Meskipun tubuh ini tak mengerti akan berjalan kemudian

Namun hatiku seakan tahu tentang keyakinan

Semoga fatamorgana ini mampu ku dekap erat

Tak akan ku tuang letih rasa yang melekat



Aku sadar..

Peri bertongkat ajaib takkan pernah datang

Dan semoga suara hati tak hanya berbisik lalu menghilang

Tentangmu..

Tentang arahku..

Tentang perasaan nyata yang masih terbelenggu

Tentang pemakan ketulusan..
Yang rindu akan paras ayu pembawa kedamaian
November, 2010
Redup Cahaya Kunang-Kunang

Beranjak tubuhku membumbung tinggi..
Seperti terbang bersama 7 bidadari..
Ku lihat di sekeliling tebing..
Tandus tersengat panas lalu kering..

Awan masih meneteskan air mata..
Bumi tak kuasa membendung amarah..
Gunung-gunung perlahan menjadi murka..
Begitu juga dengan lautan yang sempat terhentak..

TUHAN,, ada apa dengan mereka?
Tak biasanya mereka memarahi kami secara bersamaan?
TUHAN,,apa yang ku saksikan ini?
Tak biasanya ku dengar tangisan seperti ini?

Kawan, coba sejenak kita renungkan..
Kesempatan itu masih membentang terbias..
Kawan, coba lihat redup cahaya kunang-kunang..
ia berduka menyaksikan kita yang selalu senang melihat ke atas...
Ruang Hampa, November 2010
Tertulis dalam hatiku
Sejuta artian tentang keindahan
Dan ku dapati satu yang indah
Sebuah pancaran yang begitu terang


Cahaya itu semakin memancar
Aku tak mampu menahan perasaan
Aku sepertinya tak sadar
Bahwa itu hanyalah sebuah angan


Angan yang begitu sangat dalam
Yang masuk menyelinap dalm hati
Dan hanya bayangan yang melintasi
Sejuta arti ini hanya terpendam


Aku mencoba terdiam sejenak
Aku beratanya pada hati kecilku
Apa arti sesungguhnya cahaya itu
Mungkinkah benar adanya dalam hatiku


Semakin lama aku termenung
Mimpiku tentang cahaya yang terpancar
Membuat jiwaku tertepis waktu
Memberi semakin banyak sejuta sinar


Kini akupun tahu
Sebenarnya semua itu kehangatan
Sebenarnya cinta telah mendekapku
Sebenarnya kasih sayang menghampiriku


Kini akupun mengerti
Embun pagi adalah sejukku
Awan putih adalah teduhku
Gemerlip bintang adalah hiasan hatiku


Kini aku ingin terlepas sejenak 
Aku berharap kan bertemu peri
Yang kan temaniku dalam surga mimpi
Dan esok kan ku rangkai sebuah harapan


Harapanku untuk sebuah keindahan 
Harapanku untuk jiwa yang lelah
Harapanku untuk sebuah keyakinan
Serta harapanku untuk sebuah jalan cinta


Sejuta arti kan tetap menghiasi 
Dalam jalanku mencari jawaban
Sejuta jawaban kan menanti
Dan hatiku kan tetap terisi oleh warna-warni keindahan

Central Java, April 2009

Tags: Puisi, Harapan, Puisi Jeo, Penyemangat
I've been sitting around this life for years,
Not enough laughs and too many tears.
Trying to figure out where it all went,
These wasted years that I have spent.

Searching for something to go beyond,
Life's a stone skipping across a pond.
At the last skip, it hits with a splash,
Down the stone sinks, gone in a flash.

Pushing and pulling, it's tearing apart,
Poking and prodding an underused heart.
This dark velvet curtain that hides my soul,
Living this life has taken it's toll.

In a flash of bright light, the curtain is torn,
Tumbling down all tattered and worn.
Revealing new life, a child within,
Born free of hate, of suffering and sin.

Now my eyes see what has never been told,
Striving forth happy, confident and bold.
Into a world that's unfamiliar but friendly,
Into this new life my spirit will send me.

Living and laughing, loving it all,
I stood myself up and answered the call.
The darkness has gone, replaced by the light,
I gave up the darkness with hardly a fight.

I've been sitting around this life for years,
With laughter aplenty and hardly a tear.
Now I can see just where it all went,
Cherish every moment of this new life I've spent.



Berat mungkin menjalani hidup tanpamu
Namun aku sadar, Aku bukan orang yang paling tidak beruntung
Ketika kudengar untuk kesekian kali Gema Takbir itu bersua
Batinku bersama rindu turut meraja

Aku tlah membuang segala rasa iri ini dari mereka
Pada mereka yang mungkin saat ini sedang dilanda rindu
Berkumpul bersama, membagikan tawa canda tak berirama
Namun, sekali lagi aku bukan orang yang paling tidak beruntung

Pemahaman arti jalan ini semakin ku rasa
Menikam Kegalauan untuk tetap menyayangimu hingga kini
Sembari ku tulis ungkapan hati seorang penyendiri
Kuharap Kau mendengar dan aku yakin di dalam hatimu mendengar


Ibu, dimanapun Kau berada kini..
Doaku tetap satu untukmu
Maafkan aku ibu..
Ijinkan aku sekali ini saja menangis

Aku tau, kau selalu melarangku menangis...
Namun air mata ini tak kuasa ku tahan
Ia berontak ingin mengalir karena iri pada hujan
Dan air mata ini pun deras tak mampu ku tepis

Kau dulu selalu bilang..
"jangan pernah takut sendiri nak..!!"
Kata singkat itu tak akan pernah sirna
Dan aku tlah ingkar untuk tak  menangis mengingatnya..

Ibu, aku tau kaupun merindukanku
Jangan menangis ibu..
Aku yakin Kau lebih tegar dariku
Suatu saat raga kita akan kembali bertemu

Untuk yang kesekian purnama
Mohon ampunanmu dari lubuk hati terdalam
Minal Aidin Wal faidzin untukmu Ibu
Sampai berjumpa saat nanti sang Khaliq mengijinkan aku kembali memelukmu

Love u always, My Mom, My Superhero :)


Puisi Lebaran, Kumpulan Puisi - Puisi dan Ucapan Lebaran

Selamat Hari Lebaran
Mohon maafkan segala kesalahan
==============================
Andai rembulan bisa kuhentikan
dia akan kuhentikan
hingga tak akan datang hari lebaran
sampai kata maaf kau berikan
Tapi rembulan tak bisa kuhentikan
karenanya hanya tersisa harapan
kebaikan hatimu untuk memaafkan
=================================



Kata-kata marah
membuat hati gundah
Kata-kata indah
membuat hati merekah
Kata-kata kaumaafkan segala salah
membuat hari lebaran cerah
=================================
Berenang di samudera biru
sungguh menyenangkan
Namun berenang di samudera maafmu
jauh lebih menakjubkan
=================================
Simpatimu sungguh mengagumkan
Sopan santunmu indah menawan
Tutur katamu hangat menentramkan
Maaf yang kauberikan
membuat hari lebaran mengesankan
=================================
Sebutir kelapa
Segelas gula
Sesendok vanila
Kumasak jadi geplak
Kuhadiahkan di hari fitri
untuk sarapan pagi.
Sambil kuharap kau sudi
memberiku pengertian
dan pengorbanan
dengan melupakan
semua kesalahan masa silam
================================
Pengertian
Pengorbanan
Mendengarkan
Memaafkan
Hanya itu yang bisa kutawarkan
di hari lebaran
================================
Puasa melatih menahan keinginan
Tarawih melatih tabah lawan kelelahan
Tadarus melatih sabar lawan kemalasan
Ramadhan adalah hari pelatihan
Lebaran adalah saat kemenangan
Selamat merayakan hari Lebaran
Mohon maafkan segala kesalahan
================================
Andai waktu mau berhenti sejenak
Kita bisa lebih lama nikmati ramadhan
Tapi waktu tak mau kompromi
Telah datang hari Idul Fitri
Doaku untuk keberhasilan kita melatih diri
Semoga puasa membuat hidup kita lebih berarti
================================
Duhai cinta yang meraja
di bulan puasa
Setelah hari raya tiba
janganlah kau pergi
dan membuatku merana
karena jauh dari Sang Pencipta
================================
Lapar tak terasa
lelah tak membuat putus asa
kantuk tak membuat terlena
Karena nikmat mencintai-Nya
meraja di bulan puasa
Semoga tak pergi setelah hari raya
================================
Allah yang maha penyayang
turunkan hujan ampunan
di bulan ramadhan.
Dirimu yang penuh kemaafan
kumohon keikhlasan
merelakan segala kesalahan
yang pernah kulakukan
================================
Aku tahu pasti
kau berat hati
melupakan pedihnya
sayatan kekhilafanku
yang membuat hatimu
berdarah-darah luka.
Namun aku tidak putus asa
dengan penuh kerendahan hati
mengemis kebaikanmu
mengharap kerelaanmu
membuka gerbang hati
di hari raya fitri
================================
Indahnya lebaran karena kau bersedia mendengarkan
Cerianya lebaran karena kata-kata indah yang kau ucapkan
Hangatnya lebaran karena pengertian yang kau tawarkan
Lengkapnya lebaran hanya setelah maafmu kau berikan
================================
Allah menunjukkan jalan kebenaran
dengan menurunkan Al Quran
Menusia meraih kebahagiaan
dengan meniti jalan kebenaran
Hari lebaran akan penuh kebahagiaan
bila kau maafkan segala kesalahan
================================
Ulurkan tanganmu
terima rasa sesalku
atas semua kesalahanku
yang kulakukan padamu
================================
Harya Penangsang
ksatria gagah dari Jipang,
Kudanya Gagak Rimang
berlari kencang bagi terbang
Kesalahanku bergantang-gantang
mohon dibiarkan hilang dari pandangan
Noda dosaku yang bagai bayangan
mohon dihapuskan dengan cahaya terang
================================
Perut melilit lapar
Kerongkongan kering
Mata berat bekas tadarus
Namun tangan tetap gagah
menyandang senapan
Tubuh tetap tabah berlari kencang
melawan serbuan tank penjajah
yang menjarah rayah tanah.
Rayakan Idul Fitri
dengan niat suci
bebaskan Masjid Kota Suci
dari cengkraman penjajah keji
================================
Disini aku berdiri
penuh kesadaran diri
atas banyaknya duri-duri
kutancapkan melukai hati
Demi hubungan baik kita
kumohon di hari lebaran
sudilah kau hapuskan
semua dosa dan kesalahan
yang pernah kulakukan
================================
undil jl.makmur 14 bandung

puisi lebaran – puisi-puisi hari raya idul fitri romantis 1

Aku minta maaf….
Kalau selama ini aku ga bisa jadi kekasih yang baik buat kamu
Mungkin kamu akan merasa lebih tenang
kalau aku ga bersama kamu lagi
Mungkin kamu akan merasa lebih tentram
kalau aku ga mengusik kehidupan kamu lagi
Tapi asal kamu tahu…
Sampai kata-kata ini ditulis,
bahkan sampai berkali-kali dibaca
Cinta itu masih ada untuk kamu !!!

Lamsky,

—————————

puisi lebaran – puisi-puisi hari raya idul fitri romantis 2

RINDU
DI MALAM HARI Q MERENUNG
MEMIKIRKAN WAJAH DIRIMU
DI SIANG HARI Q MENANTI
DIRI MU DI SINI

DI TENGAH MALAM Q MERENUNG
DITEMANI KEGELAPAN MALAM
DAN DERU ANGIN MALAM
YANG MENGHEMBUSKAN NAMAMU

DIRIMU MENGHILANG
BAGAI TERBAWA ANGIN
DAN…………
BAGAI DI TELAN BUMI

DI MANAKAH GERANGAN DIRIMU MENGHILANG?

spty,

—————————

puisi lebaran – puisi-puisi hari raya idul fitri romantis 3

PANDANGI LANGIT malam
perhatikan BINT@NG
COBA renungi aku
kau kan temukan bayang WAJAH KU

teringat shair lagu dari mu
terlalu lembut,terlalu sahdu ku dengar
namun mengapa seiring berjalanya waktu
baru ku tau kau bukanlah miliku

janji mu terlalu indah……
pedangmu adalah lidah
yang mengoyak hati ku
dengan segala janji manis mu

Pernah berfikir tuk kembali
Namun…………
Teringat skit hati yang kau beri
Bahkan terlalu sulit tuk bayangkan
Kau menjadi kenangan

SUCI,

—————————

puisi lebaran – puisi-puisi hari raya idul fitri romantis 4

CINTA
Cinta bagai misteri…
Tiba-tiba datang, Tiba-tiba pergi
Pabila datang membahagiakan Hti
Pabila pergi menyakiti Hti

Kau datang dalam hati
Mengisi kekosongan hti ni
Memberi kebahagiaan bagi hti ni

Karna dirimu, diriku bahagia
Karna dirimu, diriku tertawa
Karna dirimu, diriku bersedih
Karna dirimu pula, diriku menangis

SPTY,

—————————

puisi lebaran – puisi-puisi hari raya idul fitri romantis 5

Disaat langit tlah terlihat mendung, disaat awan tebal tlah menyelimuti hati dan disaat rasa rindu itu tlah datang padaku, aku merasa sangat tersiksa olehnya. Tlah lama aku coba untuk membujuk hati ini agar bisa menerima dia sebagai pengganti orang yang aku sayangi yang tlah pergi meninggalkan aku, namun ternyata tak semudah saat aku mengnal lalu mencintainya dulu. Hati ini terasa beku oleh kisah lalu, hati ini masih merasakan sakit oleh hujaman dusta yang dia lakukan padaku.

http://www.qino-lokta.blogspot.com/

—————————

puisi lebaran – puisi-puisi hari raya idul fitri romantis 6

Saat kata terucap dengan manis
Mengapa tak hanya diam
Kau semakin menghancurkan ku
Walau ku tak mengerti maksud hatimu

Hati??
Mengapa s’lalu menyebut hati
Perasaan??
Tak adakah kata lain

Kau bilang kan menjaga Perasaan ku
Tapi kini kau menyakitiku
Kau hancurkan hatiku
Perasaanku

Tak sadarkah kau
Dimana hatimu?
Kata-katamu manis
Semanis lidahmu mengucap

Tapi telingaku sakit saat mendengarnya
Bagai tersambar petir
Begitu teganya dirimu
terhadap cinta suciku……………………………………..

liana,

—————————

puisi lebaran – puisi-puisi hari raya idul fitri romantis 7

Cinta

Perih yang mengiris
luka yang menyayat
hanya sepenggal kisah cinta..
akhir cinta yang kecewa..
bila tlah melekat di sukma
sgala bahagia yang hadir hanyalah perhiasan…
dan bunga yang masih mekar
menundukkan kepala menahan beban
tersenyum di atas seluruh senyum sang taman…
cinta… cinta.. cinta…
mencintai sang Cinta adalah yang paling abadi

vio_letta,

—————————

puisi lebaran – puisi-puisi hari raya idul fitri romantis 8

Adakah yang mencari cinta sejati? kadang cinta datang terlambat.. saat sang bunga tlah berpendamping, tak ada lagi yang boleh menyentuhnya… namun rasa yang muncul bukan kesalahan yang harus dicerca ataupun untuk dipermasalahkan… cinta hanyalah rasa yang membuat kita hidup… lebih hidup dengan perasaan cinta yang sempurna… dan jika hidup tanpa cinta yang kita inginkan,,, sepertinya, kita telah kehilangan separuh dari hidup kita… tapi.. meski tanpa cinta itu, kita masih bisa hidup dengan separuh kehidupan yang kita miliki.. atau bahkan kita menemukan cinta yang baru.. yang akan siap mengisi kenangan-kenangan kita dengan kisah yang baru… cinta.. cinta… orang rela mati demi cinta.. namun itu adalah hal terbodoh yang dilakukan demi cinta.. karena dengan demikian kita akan kehilangan cinta dari sang Cinta… selamat mencintai cinta kalian… sgala yang tlah terlewat,, jangan disesali… bersyukurlah, karena setidaknya kita telah diberi waktu untuk mengenal orang seperti dia… bahkan sempat memilikinya…

Vio_letta18@yahoo.com

—————————

puisi lebaran – puisi-puisi hari raya idul fitri romantis 9

ku semai malam bersama sepi dan duka lara hati
melamun jauh menerawang dinginya dinding malam

kusandarkan jiwaku pada dinginya
kusatukan jiwaku pada hembusnya

senyum masam duka lara
terangkai besama dingin dan hembusnya

kabut asmara terperosok
dalam terjal gelap tanpa titian

pedar cahaya cinta padam
tanpa sekerlip cahaya tersisa..

gelap sunyi sepi
gelap sunyi sepi
gelap sunyi sepi
gelap sunyi sepi

tak kan berhenti menyelimuti

ata,

—————————

puisi lebaran – puisi-puisi hari raya idul fitri romantis 10

qu sangat membencimu…
karena kau gak pernah mengerti perasaan wanita..
kau menyukai wanita hanya demi kenikmatan sesaat…

gk mencintai wanita itu dengan setulus hati mu…
gk pernah rela berkorban sedikit pn demi wanita…
apalagi rela demi cinta….

mudah2an kau mendapat balasan yg setimpal ,,,
atas perbuatanmu kepada wanita…

amiiiinnnn….

by : icha

—————————

puisi lebaran – puisi-puisi hari raya idul fitri romantis 11

klo menurut gua cinta itu KEJEM kya NARKOBA.,.

*kita bisa ngerasa nyesel bgt klo udah tau bahwa akhir nya make narkoba itu kya gni..
*kita jyga nyesel bgt klo tw akhir nya jatuh cinta itu kya gini…

-kita bisa ketawa sendiri klo lg jtuh cinta
-kta jg bsa kta sendiri klo lg kena ganja
-masa depan gua ancur gra² narkoba
-masa depan gua jg hancur gra² patah hati
-nyawa gua hampir ilang gra² narkoba
-nyawa gua jg hampir ilang gra² cinta.

jadi menurut gua cinta itu kejem
gk ada beda nya dengan barang haram/narkoba.

jadi pertnyaan gua
APAKAH CINTA ITU HARAM HUKUM NYA?????

BY: ALAN FRAHAZTA

—————————

puisi lebaran – puisi-puisi hari raya idul fitri romantis 12

terimakasih tuhan………….
kau tlah sempurnakan hariq……….
terimakasih tuhan,,,,,,,,
tlah kau kirimkan dya untukq……..
terimakasih tuhan……..
atas rasa ini……….
terimakasih tuhan……….
untuk bahagia ini……..
terimakasih tuhan…….
untuk semuanya…….
tlah kau kirimkan,,,,,
seseorang yang amad sangath aq sayangi,,,,
yang tlah membuka mataq,,,,,,,,
bahwa masih da harapan dan impian…..
kini q tau…..
da bahagia d balik sedihq……..
kini aq tau aq tak sendiri lagi…….
kalau boleh aq meminta pada-Mu………..
jangan pernah pisahkan aq darinya,,,,,,,,,
jangan pernah ada air mata lagi……..
jangan pernah ada kecewa…….
jangan ada ratapan………..
jangan ada derita………
karena aq tlah lelah…..
lelah menanti…..
lelah tersakiti….
lelah menangis…..
lelah tuk slalu berharap yang tak pasti……..
lelah dalam derita asa yang berbalut keindahan……..
lelah dalam kepalsuan ini……..
lelah tuk smuanya,,,,,,,,,
dan sekarang
aq bukanlah boneka retak lagi
akan q hadapi semuanya tanpa airmata
karena hanya akan ada senyuman
bersamanya……
selamanya……..

luph purple,

—————————

puisi lebaran – puisi-puisi hari raya idul fitri romantis 13

..tak berhak aku..
..tuk katakan tidak..
..tak mungkin aku..
..tuk bohongi hati ini..

..memang ku tak akan rela..
..jika kau bersama dia..
..tapi itu semua..
..adalah pilihan cintamu..

..ku hanya dapat..
..berteriak dalam hati..
..perasaan sayang ini..
..perlahan pasti akan tergantikan..

..kan ku mulai..
..untuk membuka lembaran baru..
..namun bukan berarti..
..ku kan berhenti tuk mencintaimu..

—————————


(simple lucu) Sebelum bulan suci pergi, sebelum operator pada mudik, sebelum SMS pending mulu, sebelum pulsa dah abis, dari hati tulus ngucapin Minal Aidzin Wal Faidzin, Mohon Maaf lahir batin.
(simple lucu) Sobat Selamat Hari Raya Idul Fitri ya. Mohon maaf lahir dan batin. Ketik MAAF YA dan kirim ke HP ku, untuk balik memohon maaf padaku.
(puisi simple) Meski wajah tak mampu berjumpa, tangan tak bisa saling berjabat, semoga pesan singkat ini mampu menjadi jembatan dalam hari kemenangan, dengan tulus ikhlas aku ucapkan Minal Aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin
(puisi simple) Jalani hari menabur salah dan khilaf. Meraih fitri menuai maaf nan ikhlas. Semoga tiada tersisa khilaf  dan dosa. Taqabbalallahu Minna Wa Minkum Shiyamana Wa Shiyamakum. Selamat Lebaran Idul Fitri.
==============================
Hampir sebulan penuh sudah kita berpuasa...
Hampir sebulan penuh sudah kita bersabar...
Menahan nafsu, makan, minum...
Berjuang melawan semua...

Hari besar kan datang
Hari yang dinanti
Hari besar kta
Hari Raya Idul Fitri

Dihari itu kita berbagi
Kita saling memafkan
Kita memulai hati kita yang baru
Dengan hati suci yang bersih

Min Al Aidin Wal Fa Idin
Kita saling memaafkan dan memohon maaf bersama
Bersilahturahmi...

Semoga Hari ini selalu hadir sepanjang tahun di hati kita
Agar dunia dapat menjadi lebih damai
==========================
LEBARAN TELAH TIBA
 
Bulan Ramadhan telah usai
Dan lebaran telah tiba
Yaitu hari yang dinanti-nanti-kan
Oleh umat muslim dan muslimat

 Selamat hari lebaran
 Saatnya maaf-maafan
 Minal aizin walfa izin
 Mohon maaf lahir dan batin

Lebaran adalah hari
Yang sangat indah
Karena kita bagaikan
Seperti bayi yang baru lahir

 Karya: Geyan Fatihah.
================================
Fajar 10 terakhir - Puisi Lebaran

Ku tatapi merah biru langit yg bisu,
Akhir fajar Ramadhan nan ayu.
Banyak ungkapan hati tlah didapati,
buah madrasah i'tikafiy di bulan suci.
Meluap dan tak rela terpendam,
dan kemudianpun aku bergumam...
"selamat tinggal wahai ramadhan...
Akankah Rabb-mu mempertemukan kita kembali.
Selamat jalan malam-malam yg mulia...
Perkenankan ku tuk mengingat kemesraan kita.
Disini kutulis janjimu, menungu.
walau sebelas bulan ku sabar termangu..."

oleh: windi iskandar


Ketika Tiba Hari Yang fitri

Krtika berkilau embun pagi
Dan merekah sinar mentari
Satu kupinta kepada ilaahi
Semoga jiwa kembali suci
Selamat Hari Raya Idul Fitri

Ketika ramadhan telah lepas
Tiada dzikir yang lebih pantas
Selain takbir bagi pemilik ‘Arsy.

Ketika takbir telah bergema
Tiada yang lebih bermakna
Selain pintu maaf yang dibuka.
Selamat lebaran, semoga diterima amalan,
yang ikhlas dilakukan, selama Ramadhan.

 oleh: Al Habib


Ketika Ramadhan Pergi

Sebagai bulan yang kucintai
aku sedih saat kau pergi
tak banyak yang kuberi
saat bersamamu setiap hari
Alangkah malunya hati ini
kesempatan yang diberi Ilahi
tak banyak kumanfaati
Betandan-tandan pahala yang Dia janji
seolah-olah sesuatu tak berarti
Masih banyak waktu aku terbuai
sesuatu tak bermanfaat bagi diri
Banyak kesempatan beramal
kubiarkan berlalu tanpa arti
Namun aku masih berharap kemurahan Ilahi
Walau hanya sedikit amal ibadah Ramadhan ini
Membawa diriku selangkah menaiki
Tangga ketakwaan pada Ilahi
Selamat Hari Raya Idul Fitri
Mohon Maaf lahir dan batin
Semoga puasa sebulan membawa kita
mencapai derajad takwa
oleh: Okky


Kematian…

Bila tahu esok kematian datang
Segala urusan kecil terlupakan
Segala tetek bengek diabaikan
Segala keputusan ditimbang matang
Abaikan alasan dangkal dan kekanak-kanakan
Pentingkan nasib setelah kematian
Utamakan hikmah dan kebenaran
Teguh disiplin di jalan Tuhan
Karena semua materi ditinggalkan
Harta dan jabatan tak dibawa ke kuburan
Hanya amal kebenaran yang jadi kawan
Selamat Hari Raya Idul Fitri
Segala kesalahan mohon dimaafkan
Semoga kita menjadi insan bertakwa
==============================
source :
http://ainuamri.wordpress.com/2009/09/13/kumpulan-puisi-lebaran-puisi-puisi-hari-raya-idul-fitri-romantis-puisi-ucapan-selamat-hari-raya-idul-fitri/
http://toppuisi.blogspot.com/2008/09/koleksi-puisi-kartu-ucapan-lebaran.html
http://www.ingateros.com/2010/08/sms-ucapan-selamat-lebaran-idul-fitri.html
http://gen22.blogspot.com/2010/09/puisi-lebaran-terbaru-puisi-lebaran.html
www.thejeo.blogspot.com
Entitas / thejeo.blogspot.com
Sandarkan keteguhanmu pada dinding realiti sejenak…
Pandangi kesabaran di sekeliling katulistiwa bayangmu..
Tekstur pendewasaan akan semakin terlihat meruak…
Dan tangisan, akan terlihat berarti menjaring kiasan seiring waktu..


Amati lilin yang menyala dalam gelap kamarmu..
Apa kau melihat warna lain selain pancaran apinya?
Kau tahu ada berapa warna yang terselimut pada sinarnya?
Amati saja, menjadi empirismu saat nanti kau tahu..

Masih dalam gelap kamarmu..
Apa kau takut?
Padamkan mahkota api lilinmu itu..
Amati saja, kau bukan penakut..



Mungkin akan menjadi sebuah kuatrin nanti..
Saat jatidiri perlahan bersua..
Meskipun simpulan tak tentu mengerti..
Namun elegi tak kan ada saat kau menjamah..

Sekarang mendekatlah…
Lembah dilema akan mampu kau arungi..
Permainan akan segera kau sudahi..
Dan rianglah, kau akan menang nanti..



Sekarang mendekatlah..
Mendekat pada entitas kesadaranmu..
Rangkum apa yang harus menjadi obsesimu..
Yang Maha melihat akan selalu melihat..

Langitmu akan selalu di atas mahkotamu..
Miliki nyata yang mengalir merajaimu..
Selalu kini lapangkan segala keikhlasan batin..
Karena esok harapan mengajarimu tentang apa yang kau anggap tak mungkin..


../ Agustus 6th, 2010
friendship ( thejeo.blogspot.com )
PUISI SAHABAT by RYO JEO
Ketika sang hati bertanya tentang persahabatan kepada sang jiwa..
Sang jiwa pun menjawab..


Raga adalah sahabatmu..!!
Dalam relungmu jagalah ia selalu


Tanamkan ketulusan sedalam palungmu..
Tawarkan ia cahaya yang terpancar dari bias sinarmu…
Pastikan tak menjadi redup saat pekat hitam meletup
Sembunyikan air matanya, tawarkan lagi ia senyum syukurmu…

Sang jiwa penyampai pesan…
Sang hati penenang pilu..
Saat raga bertanya kepada sang Hati tentang Sahabat…
Sang hati pun mendefinisikannya seperti ini..

Sahabat…
Layaknya Fajar dan pagi…
Senja dan Malam….
Matahari dan Bintang…
Serta Lautan dan daratan


Fajar senantiasa menyapa pagi..
Mereka nampak selalu terlihat bersama..
Hias sang embun,selimut sang kabut..
Serta hembusan nafas semilir angin subuh..


Senja senantiasa menyapa malam..
Mereka nampak terkadang bersama..
Siluet menciptakan rangkaian indah lukisan…
Sang senja terlihat begitu riang ketika sang malam menyuguhkan kebersamaan…


Matahari senantiasa berjauhan dengan bintang..
Mereka tak pernah terlihat bersama…
Jauh di mata dekat di hati…
mungkin itu slogan untuk mereka…


Dan lautan senantiasa bergotong royong dengan daratan.
mereka nampak senantiasa bergandengan..
Meski terkadang sang lautan murka,,
Begitu pula sang daratan yang resah melihat tubuhnya penuh luka..


Sang jiwa penyampai pesan…
Sang hati penenang pilu..
Sang raga mengerti dengan tulus..
Mulutnya berteriak berkata lantang..

SAHABAT….!!!

Keluhmu adalah menjadi keluhku,,
Senyummu tak terpungkiri layaknya senyumku..
Detak jantung tak membedakan menyatu..
Mendekatlah karena aku disini..
Tetaplah tegar bila cuaca membuatmu menggigil..

SAHABAT….!!!

Keabadian memang musuh kita..
Pertikaian kerap muncul menyelam..
Namun kita tetap sahabat..
Kita setuju menjadikan musuh pula sahabat bukan?…
Kau akan baik-baik saja terjaga jiwa, hati, dan ragaku

SAHABAT….!!!

Semoga esok bukan saatnya terpisah..
Keinginan rakus memang menjadi pengeluh…
Yang Maha Pencipta akan mengutuk kita kelak..
Mendekaplah dalam doa dan harap..
Perbaiki langkah kita menuju SurgaNya…
Aku akan senantiasa menjadi Sahabat terbaik untukmu
Dan jiwa kita, akan senantiasa memberi cahaya menerangi rangkaian panorama kalbu

JEO/29/07/10

Visit to Jeo | Poem
Perasaan yang membuncah
Membawamu ke dalam ruang bimbang yang dalam..
Cinta yang tersakiti
Membawamu ke dalam kesedihan yang berujung sesal..
Kini,
Tak perlu kau larut dalam sedih tangismu..
Waktu dapat membuat hatimu tersadar..
Walau tak sepenuhanya
Menghapus indah kenanganmu..
Kini,
Tak perlu kau sesali semua yang tlah terjadi,
Hikmah dapat membantumu
Menemukan sebuah jalan,,
Kehidupan tak pernah menyediakan ruang kosong dari penyesalan,,
penyesalan mampu memberikan selaksa pelajaran dan kearifan,,
Hidup bukan sebuah perjalan tanpa arti
Sebuah kenangan meberi banyak dorongan untuk berjuang memberikan yang terbaik bagi hidup,,
Semua dorongan itu mebawa dampak bagi rasa yang kita alami,,
Penyesalan bukan sebuah kata yang buruk,,
Hidup akan menjadi terang kala kita berhasil melepaskan penyesalan,,
Dan merubahnya menjadi sesuatu yang indah.
Cobalah syukuri..
Apa yang tlah tercipta...
Inilah indahnya hidup yang kita jalani...
Sesungguhnya kebahagiaan adalah
Dari seberapa besar kau mensyukuri apa yang tlah kau dapat saat ini..
Hanya orang-orang yang tidak sadar saja yang membiarkan penyesalan berlalu begitu saja tanpa bekas berarti dalam hidupnya...
" Mengalir dari luar nalar sbuah prediksi ekstrovert yg akan ku lawan dngan ego si hitam tnpa pduli dengan logika yg mengarus..." (ryo jeo)

ungkapan abstrak dari sebuah jiwa....
ungkapan yang muncul tiba-tiba..
menyayangi kesedihan yang kelam..... Lihat Selengkapnya
namun tak berarti menjadi tenggelam..

kebodohan memang menjalar pada setiap dinding,,
dan ego dengan mudahnya berhamburan terbanting,,
saat hati kecil berbicara tntang kelusuhan...
saat itu pun menghilang tanpa ada jejak resapan..

Keluhan,,,sebuah maya sepertinya...
Kesedihan,,,sebuah bayangan sepertinya...
Kebimbangan....tak beda dengan keduanya..
Senyuman...ya..itu yang harus kau lakukan...

Detik ini akan merubah segalanya...
Segalanya melawan kesedihan...
Detik ini akan memperlihatkan segalanya..
Segalanya tentang senyuman.... ^_^

Merangkul kesedihan ..
Sama eratnya dengan kegembiraan..
Tanpa tenggelam..
Tanpa larut dalam ratapan...

Nafas - nafas tersengal gontai. .
Berkejaran seperti air menepis pantai. .
Melihat sebagian bentuk kegetiran dan kesakitan. .
Menjadi musuh bebuyutan Kebahagiaan..

Selalu menjadi guru kehidupan..
Memberi pilu hinga menjadi serpihan...
Membawa bunga-bunga kebijaksanaan..
Turut serta kedewasaan, kearifan dan kematangan...

Menginspirasi kesatuan jiwa jelata..
Mungkin seperti itu yang terasa...
Bahwa ada wajah lain sebenarnya..
sebuah entitas di luar kesadaran abstrak...

Aku, Ataupun Kamu...
Berterimakasihlah..
Kesedihan membawa hikmah..
Rasakanlah Sesaat...

Kelapangan hati membawa nikmat...
Kesenangan bukan kebahagiaan...
Kesedihan Merangkul kesenangan...
Kesedihan memudarkan senyuman..

Aku, Ataupun Kamu...
Berbahagialah...
Tuhan memberikan kesedihan...
Rasakanlah Sesaat...

Keraguan hanya menyesatkan...
Keikhlasan bukan Kepasrahan...
Tersenyumlah bahagia akan melekat...
Tersenyumlah dan rasakan kesedihan sesaat....


Demi Subuh..
Saat Langit kosong
Bersih
Bulan Menghilang
Saat taman, jalan, pepohonan
Mengilat
Basah
Hitam Keperakan..

Demi subuh..
Saat kau kembali seperti bayi
Hanya menatap
Belum perlu melangkah...

Demi subuh...
Saat sebelum cahaya
mengusik
dan kau menyusut
Luluh
menjadi Mereka...

2005
Zaim Rofiqi



Entah apa yang ada di benakku saat ini
Entah apa yang aku pikirkan
Aku tak begitu tahu dan menyadari..
Iblis begitu bersahabat denganku

Menangis bukan sebuah jalan..
Terlalu banyak yang aku turuti..
Menuruti kesesatan demi perasaan sesaat..
Menuruti kemauan hitam demi kepuasaan


Entah apa yang ingin aku lakukan saat ini
Seakan tak ada lagi jalan untuk keluar
Aku bergulat dengan penyesalan kini
Ego merajai dan mengutus ragaku untuk terbang

Ya Tuhan, tak inginkah Engkau memanggilku..
Mempersilahkanku memasuki Bara MU..
Ya Tuhan, tak inginkah Engkau menghentikan langkahku..
Menghentikan juga nafasku, agar tak lagi mengenal duniaku,,

Ya Tuhan, sadarkah aku telah memberikanMu keburukan...?
Atau malaikatMu memang tak sanggup lagi menimangku..?
Inikah sebuah takdir besar yang Engkau berikan..?
Atau otak ku yang memang selama ini membeku..?

Ya Tuhan, Masih pantaskan aku merenung?
Kembali menyesali semua yang telah terulang...
Kembali untuk kesekian kali menangis dalam hati...
Mendekatimu dan memohon ampunan tanpa lagi mengulang?

Entahlah, terlalu banyak dosa yang tertampung..
Dan iblis selalu menyediakanku beribu wadah..
Entahlah, kenyataan mengajarkanku banyak hal..
Dan iblis semakin sesat menyesatkan jiwaku..

Aku ingin berhenti...
Aku ingin merenung..
Aku ingin berhenti..
Aku memohon ampun...
Hanya saja..
Bukan hatiku yang menginginkan..
Hanya saja..
Sebuah fantasi yang kulawan..

Tak banyak yang aku tahu..
Tapi telah banyak yang aku pahami..
Tak bisa bila hidup harus ku paksa..
Karna paksaan bukan suatu jalan bahagia.



Hanya saja..
Masa lalu yang kembali teringat..
Hanya saja..
Aku telah bisa membaca rangkuman esok hari..

Bukan hanya perih yang ku dapat..
Bahagiapun telah banyak tercipta disini..
Banyak juga keceriaan yang sesaat muncul..
Kesalahpahaman juga turut mengimbangi kisah..

Hanya saja..
Pelangi senja pernah mengingatkanku tentang rasa..
Hanya saja..
Aku yang tak pernah mengerti apa yang di katakannya..

Seperti kerumunan semut pembawa semangat..
Serpihan hatiku dengan perlahan menyatu...
Sempat sesaat tercecer karena sayatan itu..
Namun masih saja tak gontai seakan kuat..

Ku biarkan diriku berdiri dengan nafasku seadanya..
Bersama dengan mimpi..
Bersama dengan harapku..
Bersama dengan semua..
Yang mungkin hanya menjadi sia-sia..

Ku biarkan diriku termenung dengan tatapan yang tertuju..
Bersama gemercik air..
Bersama sang semilir..
Bersama dengan sehelai rasa..
Yang mungkin hanya menjadi lipatan yang akan terbuang...

Aku menjadi buas yang terdiam..
Seperti embun yang perlahan memuai..
Memuai di atas rumput pagi tertutup kabut...
Tak mampu memancarkan kilauan indahnya....

Aku tahu ragaku ikut rapuh..
Layaknya hanya tanah yang mencintai langit..
Tak pernah bisa tersatukan..
Tak pernah mampu bersentuhan..

Namun ku terus saja percaya...
Cinta mampu menggapai langit..
Walau tak seutuhnya tersentuh..
Walau tak pernah ada keabadian..

Aku Percaya...
Kebodohan mengajarkanku banyak hal..
Kesalahan memberikanku jawaban..
Dan aku hidup berawal dari keduanya..

Aku percaya..
Akan diriku sendiri yang lemah..
Akan diriku sendiri yang tersungkur..
Semua akan menjadi berbalik arah..

Aku juga akan selalu percaya..
Mimpiku tak hanya berhenti disini...
Walau sulit untukku menggapainya...
Walau tak mudah untuk menjalani hari..

Kini Ku biarkan diriku percaya..
Perubahan akan menuntunku..
Bersama Sang Penciptanya..
Yang akan selalu memberiku jalan..

Kini kubiarkan diriku tersenyum..
Baru saja aku merasakan kembali nafasku..
Baru saja aku meresapi sebuah kedamaian..
yang membuatku melupakan semua pilu..

Dan aku..
Harus Selalu percaya..
Kesedihan hanya akan ku rasakan sesaat...
Kesedihan hanya akan hilang dalam waktu yang singkat...
Akan Ku ubah menjadi kebahagiaan yang ikhlas..
Karena Aku Percaya..
Pada saatnya nanti,,,
Aq akan merasakan hal yang sama...
Sama seperti sebelumnya...
Dan aq menganggap itu waktu yang terulang...
Terulang dan memaksaku merubahnya menjadi yang tidak sama....
Mungkin sebuah simphony atau bahkan sebuah ironi...


Pada saatnya nanti,,,
Aq akan mengerti tentang perbedaan...
Perbedaan antara ragaku dengan bayanganku...
Dan aq menganggap itu realita yang mengapung...
Mengapung di atas aliran jiwa yang keruh...
Mungkin akan tersangkut atau bahkan melaju mengikuti aliran...


Pada saatnya nanti,,,
Aq akan memahami jalanku yang tak ter arah...
Tak ter arah menuju kemana akhirnya..
Dan aq menganggap itu kebimbangan yang menghimpit...
Menghimpit dengan berjuta beban yang penuh warna...
Mungkin akan menjadi hitam kelam atau bahkan menjadi putih suci..


Dan Pada saatnya nanti,,,
Aq,Diriku,Dan Bayanganku akan berdiskusi...
Tentang arti sebenarnya kebersamaan...
Dimana akan ada pertemuan abadi saat nanti..
Dan akan saling bersatu merasakan,mengerti, juga memahami semua ini,,,
Melangkah untuk merasakan damai..
Melaju untuk mengerti arah...
Menjaga untuk saling memahami arti...
R_angkaian kata ini
A_ku tulis sedemikian rupa
B_erbekal bakat seadanya
U_ntuk indahnya hari ini hari yang istimewa..

S_eperti hari-hari yang lalu
E_ndapan embun masih tersisa
M_emamancarkan kilauan penuh cinta
B_erikan kesejukan untuk dapat kurasa
I_ndahnya pagi ini meresap ke dalam jiwa.
L_antunan doa terdengar bertautan mesra
A_ku terundang untuk segera beranjak
N_ama itu terdengar indah merasuk telinga

S_ubhanallah...
E_ngkau Yang Maha Besar dan Maha Segalanya..
P_emandangan yang tak pernah kurasakan sebelumya..
T_erlihat di ufuk timur mentari menyapa..
E_loknya pagi saat jendela kamar ku buka..
M_impikah aku melihat ini semua?
B_bukan...ini bukan mimpi..
E_mbun terlihat nyata..
R_umput menari-nari bersamanya..

D_edaunan terlihat riang berirama..
U_ntaian kata apa yang tepat untuk ini semua?
A_aku termenung sejenak..

R_asa ini semakin memelukku erat..
I_nginku hampiri kesana dan bernyanyi bersama..
B_agiku...semua ini adalah anugrah..
U_ntuk kita syukuri selalu..

S_eptember di tahun duaribu sembilan tanggal sembilan
E_legi yang memberikan semangat baru..
M_emberikan kenangan indah..
B_erbagi kebersamaan di dalam ketulusan...
I_ndahnya hari ini..
L_autan kasih bagi kehidupan manusia..
A_lirkan berbagai ketulusan untuk senantiasa berdoa..
N_egeriku,,Bangsaku,Tanah airku,,Sudahkah Bersyukur Hari ini?