Tampilkan posting dengan label musik indonesia. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label musik indonesia. Tampilkan semua posting
Drive
 
Download Lagu Drive - Seakan Di Surga, download it free. Plz, use this song as a Ring Back Tone(RBT), Nada Sambung Pribadi(NSP) or I-Ring. and don’t forget to purchase the Original Cassette or CD from their album, for respect the song creator and the singer. This file is not in our server, but we found on the search engine like google, etc.



 
Lirik Lagu Drive - Seakan Di Surga
kan butuh waktu tuk membuktikannya
semua rasa yang ada di antara kita
senang selalu memulai semua kisah cinta
walau pun di antara sedih kan menyapa

lelah kan menghilang, marah kan terpendam
bila duka tidak dirasa, itulah bahagia

saat kita melangkah mengharapkan cerah
tiada perlu mengalah pada rasa gundah

lelah kan menghilang, marah kan terpendam
bila duka tidak dirasa, itulah bahagia
semua kan mungkin tuk dipertahankan
tapi bila maaf menghilang semua tak berguna

semua akan terasa seakan di surga
saat kita percaya akan arti cinta

lelah kan menghilang, marah kan terpendam
bila duka tidak dirasa, itulah bahagia
semua kan mungkin tuk dipertahankan
bila duka tidak dirasa, itulah bahagia

(lelah kan menghilang, marah kan terpendam)
ooh bila duka tidak dirasa, itulah bahagia
ooh bahagia 


Download Lagu Drive - Seakan Di Surga source
Netral Band

Band Netral yang digawangi Bagus (vokal dan bass), Choki (gitar), serta Eno (drum) mulai 9 April akan memulai tur konser 12 kota di luar Jawa. Tur kali ini menyasar kota-kota di Kalimantan dan Sulawesi.
Penggemar Netral pasti sudah ingin mendengar lagu baru kami. Lagi pula, kalau enggak ada lagu baru, kami juga jadi malas latihan - Eno, drummer Netral
”Kami sudah kerap tampil di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Sekarang giliran kota-kota di luar Jawa,” tutur Choki, Rabu (6/4) seusai tampil pada perayaan ulang tahun ke-3 Dahsyat di RCTI.
Bagi ketiga personel Netral, tampil di depan penggemar merupakan hal yang menyenangkan. ”Konser rock tak pernah sepi. Ini mungkin karena rock selalu berhasil memacu adrenalin penonton. Kalau didengar di luar panggung, mungkin enggak asyik,” timpal Eno.
Selain tur, Netral juga tengah menggodok materi album terbaru mereka. ”Materinya sudah ada, tetapi masih kasar,” kata Eno.
Bagi ketiga personel Netral, berkonsentrasi membuat album merupakan hal berat. Pasalnya, setiap personel punya kesibukan di luar Netral. Namun, ketiganya sepakat album ke-11 Netral akan siap akhir tahun ini.
”Penggemar Netral pasti sudah ingin mendengar lagu baru kami. Lagi pula, kalau enggak ada lagu baru, kami juga jadi malas latihan,” kata Eno.
Di album baru Netral, rencananya akan ada sebuah lagu bertema nasionalisme seperti ”Garuda Di Dadaku”. Lagu itu juga akan menjadi soundtrack film. (DOE)

Kompas.com
SEJARAH MUSIK INDONESIA
Terdapat tahapan- tahapan perkembangan sejarah Musik Indonesia . tahapan tersebut adalah sebagai berikut.


Masa sebelum masuknya pengaruh Hindu- Buddha

Pada masa ini, musik dipakai sebagai bagian dari kegiatan ritual masyarakat. Dalam beberapa kelompok, bunyi- bunyian yang dihasilkan oleh anggota badan atau alat tertentu diyakini memiliki kekuatan magis. Instrumen atau alat musik yang digunakan umumnya berasal dari alam sekitarnya.


Masa setelah masuknya pengaruh Hindu- Buddha

Pada masa ini, berkembanglah musik- musik istana (khususnya di Jawa). saat itu, musik tidak hanya dipakai sebagai bagian ritual saja, tetapi juga dalam kegiatan- kegiatan keistanaan (sebagai sarana hiburan para tamu raja). Musik istana yang berkembang adalah musik gamelan. Musik gamelan  terdiri dari 5 kelompok, yaitu kelompok balungan, kelompok blimbingan, kelompok pencon, kelompok kendang,dan kelompok pelengkap.



Masa setelah masuknya pengaruh Islam

Selain berdagang dan menyebarkan agama islam, para pedagang arab juga memperkenalkan musik mereka. Alat musik mereka berupa gambus & rebana. dari proses itulah muncul orkes- orkes gambus di Tanah Air  ( Indonesia ) hingga saat ini.





Masa Kolonialisme

Masuknya bangsa Barat ke Indonesia juga membawa pengaruh besar dalam perkembangan musik Indonesia. Para pendatang ini memperkenalkan berbagai alat musik dari negeri mereka, misalnya biola, selo (cello), gitar, seruling (flute), dan ukulele. Mereka pun membawa sistem solmisasi dalam berbagai karya lagu. Itulah masa- masa perkembangan musik modern Indonesia. Saat itu,para musisi Indonesia menciptakan sajian musik yang merupakan perpaduan musik barat  dan musik Indonesia . Sajian musik itu dikenal sebagai musik keroncong.

 
Masa Kini


Seiring dengan masuknya media elektronik ke Indonesia,masukpula berbagai jenis musik barat, seperti pop, jazz, blues, rock, dan R&B. demikian pula dengan musik- musik negeri India yang banyak dibawa melalui film- filmnya. Dari perkembangan ini, terjadi perpaduan antara musik asing dengan musik Indonesia. Musik India mengalami perpaduan dengan musik melayu sehingga menghasilkan jenis musik dangdut. Maka, muncul pula berbagai musisi Indonesia yang beraliran pop, jazz, blues, rock, dan R&B. Berkembang pula jenis musik yang memadukan unsur kedaerahan Indonesia dengan unsur musik barat, terutama alat- alat musiknya. Jenis musik ini
Prasejarah Musik Indonesia sejak ribuan tahun yang lalu ternyata perkembangan musik Indonesia sudah ada, sehingga musik itu dikatakan telah melampaui batas bahasa, kebudayaan bahkan agama. Bagi orang barat, India sering disamakan dengan Indonesia. Mereka menyebut India dengan Indie (Nedherland-Oost) yang maksudnya Indonesia.
Anggapan semacam itu mengakibatkan kekayaan alat seni maupun kesenian di Indonesia tidak diperhitungkan oleh bangsa lain, terutama waktu penjajahan Belanda masih bercokol di bumi Indonesia.
Khasanah seni di Indonesia adalah sangat kaya dan bermutu tinggi dan dapat disejajarkan dengan seni klasik di negeri yang berkembang.
A. Jaman Prasejarah (sebelum abab 1 Masehi)
Ternyata prasejarah Indonesia belum banyak diteliti dengan kata lain diselidiki oleh para arkeolog , sejarawan atau yang lain. Padahal justru waktu antara tahun kira-kira 2500 Sebelum Masehi dan abad ke-1 Masehi menemukan perkembangan kebudayaan termasuk musik sampai saat ini.
Menurut Alec Robertson dan Denis Stevens (penulis buku Geschichte der Musik 1 dari Munchen, Germany), pada jaman Mesolitikum kira-kira tahun 5000 Sebelum Masehi di Asia Tenggara terdapat 3 ras besar: orang Australide (penduduk asli), orang Melanesia (berasal dari Asia Tengah) dan orang Negrito (mungkin dari India).
Lapisan bawah ini di tumpangi lapisan baru dengan dua arus imigrasi besar :
1. Imigrasi Pra-Melayu
Antara tahun 2500 dan 1500 Sebelum Masehi kiranya terjadi suatu perpindahan bangsa dari Asia Tengah ke Asia Tenggara.
Dalam perjalanannya mereka mengutip juga unsur dari Kaukasus dan Mongolia.
Mereka membawa serta kebudayaan bambu serta teknik pengolahan lading. Terutama di Annam (Cina Selatan) mereka memperkenalkan semacam lagu pantun dimana putra dan putri bernyanyi dengan cara sahut menyahut.
Mereka memakai sebuah alat tiup bernama Khen terdiri dari 6 batang bambu yang ditiup bersama dalam kelompok d atau 3 nada. Alat ini dikenal pula di CinaSheng dan di Kalimantan dengan nama Kledi. dengan nama
Alat ini hanya merupakan salah satu alat dari sejumlah besar alat musik bambu yang sampai sekarang terdapat di Asia Tenggara. Sejumlah batang bambu dengan ukuran yang berbeda-beda di tanam di tanah. Tiupan angin menimbulkan bunyi bagaikan Kledi raksasa yang cukup indah (terdapat di Bali sampai sekarang).
Alat musik bambu lain seperti suling, angklung dan lain sebagainya. Telah mengalami suatu proses perkembangan pada waktu kemudian. Seperti xylofonAsia Tenggara dalam bentuk berbeda-beda: sebagai’tatung’ di Annam, ‘rangnat’ di Kamboja, ‘ranat’ di Thailand, ‘pattalar’ di Birma, ‘gambang’ di Jawa, ‘kolintang’ di Sulawesi dan Kalimantan. Xylofon malah diekspor dari Asia Tenggara ke Afrika pada abad 5 Masehi. yang tersebar diseluruh
2. Imigrasi Proto-Melayu pada jaman perunggu (abad 4 Sebelum Masehi)
Menurut para ahli sejarah terjadi lagi suatu gelombang imigrasi ke Indonesia di sekitar abad 4 Sebelum Masehi berpangkal dari suatu daerah Cina SelatanAnnam. Menurut R. von Heine-Geldern perpindahan suku-suku dari daerah tersebut lewat Kamboja, Laos, Thailand, Malaysia ke Indonesia dan berjalan terus ke Filipina, Melanesia dan Polynesia. Hal ini dibuktikan pula oleh P. Wilhelm Schmidt (1868-1954) yang menemukan bahwa para penduduk Indonesia, Melanesia dan Polynesia berdasarkan satu bahasa yang sama (yang memang kemudian berkembang sendiri-sendiri). Teori ini pada jaman sekarang didukung oleh hampir semua ahli sejarah. bernama
Karena ini terjadi pada zaman perunggu maka kedatangan mereka mempengaruhi juga kebudayaan musik.
Diperkirakan bahwa gong-gong pertama berasal pula dari Asia Selatan, karena di dekat Annam, pada tahun 1930-an ditemukan banyak sekali alat dari perunggu, sehingga terbukti bahwa dari sinilah kebudayaan perunggu tersebar tidak hanya ke Indonesia tetapi ke seluruh Asia Tenggara.
Maka kebudayaan ini juga disebut “kebudayaan Dong-son”. Kebudayaan ini berlangsung dari abad 7-1 Sebelum Masehi dan mencapai puncaknya pada abad 3-2 Sebelum Masehi.
Bagaimana dengan musik dalam kebudayaan Dong-son? Kita tidak tahu apa-apa tentang musik mereka. Diperkirakan bahwa gong mereka berukuran besar, maka musiknya berat.
Menurut ahli sejarah tertentu tangga nada Pelog ikut dibawa ke Indonesia oleh kelompok Proto-Melayu. Menurut Alec Robertson dan Denis StevensPelog mula-mula tersebar di seluruh Asia Tenggara, namun kemudian terutama dipelihara di Jawa dan Bali. Karena tidak ada catatan maka tidak dapat diketahui teori musik yang melatarbelakangi tangga nada yang unik ini. tangga nada
Gong-gong yang dibawa oleh Proto-Melayu dari Cina Selatan ke IndonesiaJawa. Rupa-rupanya mula-mula dipakai untuk upacara mendatangkan hujan secara magig (mistik). ternyata ditemukan dalam penggalian di
Pengaruh dari kebudayaan Dong-son ke Indonesia tidak berarti bahwa di Indonesia waktu itu tidak terdapat kebudayaan sendiri, tetapi terjadilah suatu perkembangan : benda-benda dari perunggu dan besi yang masuk “kasalisator”: meski sebelumnya di Indonesia diperkirakan tidak ada perunggu (timah dan kuningan), namun kemudian terbukti bahwa orang Jawa waktu abad-abad pertama Masehi menjadi ahli dalam hal mengolah logam, terutama perunggu.
B. Jaman Sejarah (Hindu-abad 4-12)
Suatu ‘revolusi’ terjadi pada abad 1 Sebelum Masehi di waktu dibuat kapal besar-besar di teluk PersiaLaut Cina. Maka lalu lintas ke Indonesia pun menjadi intensif (sebelumnya diperkirakan lalu lintas terjadi terutama lewat daratan). Terutama pedagang India mendatangi daerah-daerah Indonesia sejak abad 2 dan 3 Masehi untuk perdagangan. Maka pengaruh India di Indonesia dan tambah besar, baik dari segi perdagangan dan politik maupun agama dan kebudayaan.
Dari dokumen-dokumen dan penemuan nampak bahwa agama Budha masuk kepulauan IndonesiaSumatera pada awal abad 7 Masehi dalam kerajaan Sriwijaya dan kemudian di Jawa dengan kerajaan Syailendra (750-850 Masehi). Pengaruh kebudayaan India mencapai puncaknya dari pertengahan abad 8 Masehi sampai abad 11 Masehi dimana fase kreativitas yang sangat tinggi. Pada masa itu berkembanglah kebudayaan Jawa berupa musik dan tari, arsitektur dan seni rupa, pada waktu itu dibangunlah Candi Borobudur dan Candi PrambananIndonesia dari masa lalu sampai sekarang. pada abad 4 Masehi. Mereka mendirikan pusatnya di pulau yang menjadi kebanggaan bangsa
Selain tangga nada Pelog dipakai juga tangga nada Slendro yang bentuk dan rupanya diperkenalkan oleh Dinasti Syailendra pada abad 8 Masehi. Menurut cerita tangga nada ini ditemukan oleh dewa Barata Endra atas petunjuk dewa Shiva. Merurut teori, satu oktaf dibagi dalam 5 interval yang sama (6/5 dari sekon besar). Namun ternyata tidak selalu demikian. Malah dalam penggalian di JawaCina dan musik India. ditemukan alat-alat kuno dengan tangga nada yang mirip dengan tangga nada pentatonic (dengan interval sekon-sekon dan terts kecil), sama halnya dengan tangga nada
Perkembangan musik sangat dipengaruhi oleh drama Hindu dalam bahasa Sansekerta Ramayana. Drama ini diterjemakan dan diolah bebas dalam banyak bahasa di Asia Tenggara. Pementasan dari fragmen-fragmen drama ini sangat disukai. Sesudah abad 9 Masehi terdapat terjemahan dalam bahasa Jawa dan paling sedikit sejak abad 11 Masehi dipentaskan di Jawa. Selain Pementasan tari berkembanglah pula versi wayang, suatu tradisi yang nampaknya berasal dari jaman pra-Hindu.
Waktu orang Hindu datang ke Jawa, maka mereka telah menemukan bermacam-macam alat musik. Dalam relief pada Borobudur terdapat alat musik local maupun alat musik yang diimpor dari India seperti gendamg, termasuk gendang dari tanah dengan kulit hanya di satu sisi, kledi, suling, angklung, alat tiup (semacam hobo), xylofon (bentuknya setengah gambang, setengah calung), sapeq, sitar dan harpa dengan 10 dawai, lonceng dari perunggu dalam macam-macam ukuran, gong, saron, bonang. Tidak dapat disangkal bahwa alat musik mula-mula dimainkan menurut kebiasaan India.
Selain itu dari penggalian-penggalian di Jawa Tengah telah ditemukan sejumlah besar kumpulan bonang, nada-nada gender dan saron, lonceng, gendang, gong-gong, namun tidak jelas dari abad berapa. Tidak semua alat musik tersebut di atas bertahan di Jawa dalam perkembangan waktu selanjutnya. Namun nampak bahwa alat musik ini telah dipakai sebelum jaman Hindu. Perlu diketahui bahwa musik gamelan sebagai musik herefon dengan pola ritme yang kaya, keindahannya terletak justru dalam bunyi bersama dari lagu dan irama yang saling melengkapi menjadi satu ‘simfoni nada dan irama’. Sedangkan musik India termasuk musik solotis (vocal maupun instrumental) meskipun dimainkan juga dalam ansambel sebagai iringan. Namun aneka ragam alat musik di India tidak digabungkan dalam satu orkes, untuk memberi kebebasan pada penyanyi dan pemain.
Bahwa seni musik sejak dulu di Jawa mendapat suatu penghargaan tinggi, dapat disimpulkan dari banyaknya gambar alat musik dalam relief-relief dari jaman itu serta dari naskah-naskah kuno yang rajin menyebut nama alat musik dan sebagainya. Jadi Gamelan sebagai orkes mengalami suatu perkembangan alat musik yang berasal dari India diintergrasikan ke dalam musik tradisional Jawa: gong-gong dalam macam-macam bentuk dan ukuran, gambang ditambah sejumlah alat lain yang sebagian ditinggalkan dalam perkembangan jaman. Bahwa terjadilah suatu perkembangan musik gamelan (sampai sekarang) membuktikan betapa tinggi musik ini hingga tidak ada bandingnya di Negara lain di Asia Tenggara.
Pada masa abad 11 pusat politik pindah dari Jawa Tengah ke Jawa Timur dengan Kerajaan Airlangga yang berhasil menaklukkan seluruh Jawa (1037), Setelah itu dilanjutkan oleh kerajaan Singasari pada abad 13. Wilayah kekuasaan sampai Kerajaan Majapahit (didirikan oleh Raden Wijaya dengan patihnya yang tersohor Gajah Mada). Dengan patihnya Gajah Mada pada tahun 1350-1389 merupakan puncak kejayaan Majapahit dengan Pemerintahan Hayam Wuruk. Seluruh kepulauan (termasuk kerajaan Sriwijaya) masuk dalam wilayah Nusantara (itu nama wilayah kerajaan Majapahit di luar pulau Jawa).
Maka tidak mengherankan bahwa pada waktu itu pun gong yang di Jawa di bawa ke seluruh Nusantara.
Namun itu tidak berarti bahwa semua pulau memakai juga musik gamelan. Meskipun tangga nada Pelog dikenal juga di daerah lain, namun umumnya musik di luar Jawa dan Bali mengikuti pola lain: ritmik yang kaya serta melodic yang agak sederhana berdasarkan tangga nada pentatonic tanpa setengah nada (pentatonic anhemitonis) adalah ciri khasnya.
Pada akhir jaman Hindu gamelan sudah lengkap seperti jaman sekarang. Hanya satu alat belum ada: rebab. Meskipun demikian, menurut Jaap Kunst belum tentu semua alat dimainkan selalu bersama-sama. Mungkin sekali terdapat suatu ansambel dengan alat musik lembut yang terutama dipakai di dalam ruang dengan gender, gambang dan suling.
Selain itu terdapat ansambel dengan alat musik keras dengan gendang, cymbal (di Jawa sudah tidak ada), macam-macam gong yang dipakai terutama diluar gedung untuk pesta dan pawai. Ansambel alat yang keras seperti di Jawa terdapat terdapat pula di pulau-pulau lain misalnya di Nias dan Flores Barat.
Gamelan Munggang, ansambel orkes gamelan tertua, ternyata merupakan ansambel macam ini juga.
Menurur Kurst, kedua ansambel baru digabung menjadi satu orkes gamelan sesudah jaman Hindu.
Dan inipun terjadi dalam perkembangan waktu.
1389 – 1520 merupakan jaman kemunduran dan kehancuran kerajaan Majapahit. Sementara itu di Malaka terjadi perkembangan kerajaan-kerajaan Islam yang berkuasa sampai Sumetera.
1511 Malaka direbut Portugis dan masuk pula ke Kepulauan Maluku(1522). Sementara itu di Jawakerajaan Demak, Kerajaan Islam (1500-1546). berdiri
Kesultanan Demak menguasai seluruh Jawa dan sebagian besar kepulauan di luar Jawa.
Bersama dengan agama Islam masuk ke Indonesia pula alat musik Arab: misalnya rebana, rebab, gambus.
Namun alat musik ini berkembang di Indonesia : berbedalah bentuk dan cara bermain rebab: di Jawa,Bali, Sulsel, Sumba (di Sumba rebab ini disebut ‘dunggak roro’) dengan dua dawai; di Sumatera, Kalimantan, Sulut dan Maluku dengan satu dawai; di Aceh dengan tiga dawai.
Berbedalah pula nama rebana: terbang, trebang, robana, rabana. Sedangkan gambus {sejenis gitar/mandolin) biasanya dilengkapi dengan alat seperti biola, akordeon, gendang, seruling, bas menjadi orkes gambus. Dengan kata lain: alat musik ini mengalami suatu proses pengintegrasian ke dalam tradisi musik Indonesia.
C. Jaman Modern / Masa Kini
Banyak tema legu dalam bermusik. Sehingga karya para musisi terdahulu masih enak dan layak di perkembangan dunia musik modern yang semakin meningkat telah merambah berbagai aspek kehidupan masyarakat serta berkesinambungan dari generasi ke generasi sehingga telah menghasilkan begitu banyak karya yang patut di banggakan. Pesatnya kemajuan industri musik di tanah air pada saat ini di imbangi dengan banyak bermunculannya insan – insan musik yang mendatangkan angin segar bagi industri tersebut. Seperti halnya dunia film, dunia musik juga mempunyai pasar serta penggemar yang banyak dengan aliran musik yang di anutnya, maka berlombalah grup grup musik, duo, maupun solo untuk meniru. Dengan banyak bermunculannya pendatang baru di dunia musik, maka banyak pula karya- karyaserya penghargaan – penghargaantentang musik yang sudah di hasilkan. Untuk mengantisipasi hal tersebut perlu ditingkatkan dandikembangkan bakat generasi muda Indonesia di bidang musik, khususnya mengenai sejarah, perkembangan serta pengetahuan tentang dunia musik yang sifatnya universal tersebut. Selain itu mereka juga diharapkanmampu untuk memperkenalkan karya – karyake kancah nasional maupun internasional, sebagai hal yang patutdibanggakan, dikembangkan, dipertahankan serta di lstarikankeberadaannya. Mengingat untuk perkembangan dunia musik modern itu sendiri di Indonesia belum ada wadah yang dapat memberi informasi yang akurat tentang segala hal tentang dunia musik moderndi Indonesia. Sedangkan fasilitas untuk mleakukan pelestarian terhadap karya- karya serta penghargaan musik tersebut belum benar – benar ada. Oleh karena itu diharapkan adanya suatu wadah yang dapat menampung karya, penghargaan, minat serta aspirasi yang dapat meningkatkan informasi dan pengetahuan tentang musik modern yang merupakan salah satu warisan khasanah budaya Indonesia.
Ragam musik di Indonesia dapat dibedakan atas musik tradisi, musik keroncong, musik dangdut, musik perjuangan, dan musik pop.
Seiring dengan masuknya media elektronik ke Indonesia,masuk pula berbagai jenis musik barat, seperti pop, jazz, blues, rock, R&B dan musik- musik negeri India yang banyak diperkenalakan melalui film-filmnya. Dari perkembangan ini, terjadilah perpaduan musik asing dengan musik Indonesia. Musik India juga berpadu dengan musik melayu yang kemudian menghasilkan jenis musik dangdut. Maka, muncullah berbagai musisi Indonesia yang beraliran pop, jazz, blues, rock, dan R&B. Berkembang pula jenis musik yang memadukan unsur kedaerahan Indonesia dengan unsur musik barat, terutama alat- alat musiknya. Jenis musik ini sering disebut musik etnis.
Ragam musik di Indonesia dapat dibedakan atas musik tradisi, musik keroncong, musik dangdut, musik perjuangan, dan musik pop.
1. Musik Daerah/Tradisional
Ciri khas jenis musik ini terletak pada isi lagu dan instrumen (alat musiknya). Musik tradisi memiliki karakteristik khas, yaitu syair dan melodinya menggunakan bahasa dan gaya daerah setempat. Seni tradisi yang merupakan identitas, jati diri, media ekspresi dari masyarakat pendukungnya. Musik jenis ini terdiri dari :
1. Instrumen Musik Perkusi.
Antara lain : Gamelan, Talempong, Kulintang, Arumba dan Kendang.
2. Instrumen Musik Petik
Antara lain : Kecapi, Sasando dan Sampek.
3. Instrument Musik Gesek
Antara lain : Rebab dan Ohyan.
4. Instrument Musik Tiup
Antara lain : Suling, Saluang, Serunai, dan Serompet atau Tarompet.
2. Musik Keroncong
Ciri musik jenis ini adalah pada harmoni musik dan improvisasi yang sangat terbatas. Umumnya lagu-lagunya memiliki bentuk dan susunan yang sama. Syair- syairnya terdiri atas beberapa kalimat (umumnya 7 kalimat) yang diselingi dengan permainan alat musik.
3. Musik Dangdut
Ciri khas musik ini terletak pada pukulan alat musik tabla (sejenis alat musik perkusi yang menghasilkan bunyi ndut) dan iramanya yang ringan, sehingga mendorong penyanyi dan pendengarnya untuk mengerakkan anggota badannya.
4. Musik Perjuangan
Ciri khas dari musik ini terletak pada syair- syairnya yang umumnya berisi ajakan untuk berjuang, ajakan untuk berkorban demi tanah air, dan sejenisnya. Irama musiknya cepat dan semangat, serta diakhiri dengan semarak.
5. Musik Populer (pop)
Musik ini memiliki ciri, dalam penggunaan ritme yang terasa bebas dengan mengutamakan permainan drum dan gitar bas. Biasanya, para musisinya juga menambahkan variasi gaya yang beraneka ragam untuk menambah daya tarik dan penghayatan pendengar atau penikmatnya. Musik pop dibedakan menjadi musik pop anak- anak dan musik pop dewasa.
PENUTUP
Musik nusantara adalah seluruh musik yang berkembang di nusantara, yang menunjukkan ciri keindonesiaan. Musik memiliki fungsi sebagai sarana atau media ritual, media hiburan media ekspresi diri, media komunikasi, pengiring tari, dan sarana ekonomi. Ragam musik nusantara yang berkembang dapat dibedakan menjadi musik tradisi, musik keroncong, musik dangdut, musik perjuangan, dan musik pop.
Deikianlah Modul yang sederhana ini saya buat untuk memenuhi syarat pembelajaran di sekolah dan untuk para siswa-siswi yang mudah-mudahan dijadikan sebagai satu inspirasi bagi kita semua untuk meningkatkan semangat kita dalam belajar.
Apabila ada kesalahan dan kekurangan baik isi dan pengungkapannya kami mohon dibukakan pintu maaf yang seluas-luasnya, kritik dan saran juga kami harapkan dari para penyimak dan pembaca agar kami bisa membuat yang jauh lebih baik lagi dari sebelumnya.
Penyusun
DAFTAR PUSTAKA
http://ohbingung.multiply.com/reviews/item/1
http://www.indonesiaindonesia.com/f/49036-perkembangan-musik-modern/
http://phinxgranger4jc.blogspot.com/2010/05/sejarah-dan-perkembangan-musik.html
http://prasejarahmusik.blogspot.com/2009/08/khasanah-prasejarah-musik-indonesia.html
Powerslaves Band

Powerslaves, grup rock ’n roll asal Semarang yang lahir pada 1990, mendapat energi baru setelah bertemu sekelompok penggemar yang dimotori Indra Budi. Mereka ingin memaksimalkan potensi Powerslaves. Pertemuan Indra dan empat personel Powerslaves, yakni Heydi Ibrahim (vokalis), Anwar Fatahillah (bassist), Acho Jibrani (gitaris), dan Wiwiex Sudarno (keyboardist) itu melahirkan manajemen Kereta Rock ’n Roll, 11 Desember 2010.
Kereta Rock ’n Roll antara lain mengelola situs web www.keretarocknroll.com dan mendata penggemar yang tergabung dalam komunitas Slavers, yang kini mencapai 10.000 orang.
”Kami sempat putus asa untuk terus menghidupkan Powerslaves. Karena di tengah musik pop yang nyaris seragam saat ini, perusahaan label cuma berpikir keras berapa untung yang bakal diraih jika merekam album kami,” ujar Heydi Ibrahim (41) dalam perbincangan dengan Kompas bersama Anwar Fatahillah dan Indra Budi, pekan lalu. Beruntung, Powerslaves menemukan Virgo Ramayana yang menyanggupi merekam album keenam mereka, Jangan Kau Mati.
Kini, energi Heydi dan kawan-kawan tercurah untuk peringatan 20 tahun Powerslaves pada 19 April. Yeaaah!! (ADP)
Band Wali melalui lagu bergenre melayu, mampu menarik perhatian banyak penikmat musik tanah air. Lewat hits "Dik", Wali juga mendapat penghargaan platinum, karena lagu tersebut diunduh oleh 16 juta orang dalam waktu dua tahun.

Kesuksesan itu tak lantas membuat Wali jadi besar kepala. Mereka merasa masih banyak belajar lagi. "Prestasi kami kemarin, adalah ujian agar kami bisa lebih jujur dalam berkarya. Karena sukses RBT itu bukan ukuran kami, tapi bagaimana lagu itu bisa terus diingat banyak orang," kata Faang, vokalis Wali kepada VIVAnews, saat ditemui di XL, Roxy Mas, Jakarta Pusat, Selasa 1 Maret 2011.

Faang juga mengungkapkan rahasia kekompakan para personel Wali. Yaitu dengan selalu menjaga komitmen kebersamaan.

"Komitmen kami sebenarnya menganggap Wali bukan band, tapi silahturahmi keluarga. Semua orang bisa merasakan, mereka saling membahas masalah dan kebersamaan,"ujar Faang.

Wali juga menginginkan untuk bisa sukses bukan hanya di negeri sendiri tetapi juga di negara lain. Band yang baru saja membintangi film "Baik-Baik Sayang" ini, ingin membuat musik Indonesia lebih berjaya lagi.

"Beberapa negara akan kami kunjungi, untuk mengadakan show disana. Musik Indonesia itu sangat dinamis dan layak dikagumi," kata Faang. • VIVAnews
Desta sangat prihatin dengan teman sesama profesi di dunia entertainment, Yoyok Padi, yang harus berurusan dengan polisi karena penggunaan narkoba shabu-shabu seberat 0,5 gram.

"Saya nggak menyangka. Saya tahu pribadinya dia dan sempat ngefans. Tapi, semua masih dalam proses hukum, pasti nggak hanya kalangan musisi yang kaget, masyarakat juga prihatin mendengar beritanya itu," ujar Desta kepada VIVAnews.com, ketika ditemui di Indomog Zynga, Kawasan Semanggi, Jakarta Selatan, Selasa 1 Maret 2011.

Desta tidak munafik dirinya pernah ditawari barang haram tersebut. "Zaman dulu pernah ditawari, karena saya tahu itu salah, jadi segera aku hindari dan cepat keluar. Saya sadar, kalau terlibat seperti itu, pasti dijauhkan dari pekerjaan dan teman, buat apa bekerja cari uang, kalau cuma untuk itu (narkoba)," ujar mantan kekasih Gisel Idol ini.

Dia juga bersyukur dirinya tidak terlibat sebagai pengedar narkoba. "Pernah diajak, tapi untungnya tidak sampai terlibat," katanya.

Desta menyatakan, ancaman penyalahgunaan narkoba itu bukan hanya mengancam orang berprofesi seperti dia. Semua profesi bisa kena narkoba kalau tidak bisa menolak tegas. "Narkoba itu kan dilakukan saat (pikiran) kosong dan masalah berat," ujar Desta.

Lalu, apa yang dilakukan Desta ketika dirinya berada dalam masalah berat? "Pelarian aku ke game saja, main Zynga atau Playstation. Tidak mau terlibat barang haram itu. Lebih baik kecanduan game daripada narkoba," ujar Desta. (art) • VIVAnews
Ressa Herlambang (ressaherlambang.com)

Menjadi penyanyi muda dan berbakat ternyata masih diseriuskan oleh Ressa Herlambang yang saat ini masih terus sibuk dilakukan dialbum terbarunya yang menjagokan hits "Baby I Love U".

"Lagu Baby, I Love You ini adalah awal yang baik buat saya berkarya dan bersaing dengan beberapa penyanyi pendatang baru yang mulai datang, karena saya tampilkan konsep yang beda di sini," kata Ressa Herlambang saat ditemui di Kawasan Menteng.

Ressa mengakui akan pembaruan di konsep musiknya yang lebih berani nge-dance dan up beat yang diusungnya. "Selain nuansa musik yang lebih up beat, dalam setiap penampilan saya kini diiringi dancer (penari), mau tunjukkan yang lebih real dalam memulai konsep lagu tahun ini," ujar mantan kekasih Nia Ramadhani ini.

Ressa sangat optimis dengan konsep yang dimilikinya saat ini bisa menembus jutaan RBT yang saat ini masih jadi tolak ukur sukses album. "Selain RBT, saya juga mengejar pasar musik luar negeri, yang nanti ke depannya saya bisa promosi di Malaysia, Singapur, dan Thailand," ujar Ressa.
• VIVAnews
Superman Is Dead
Band punk rock asal Bali, Superman Is Dead mencetak rekor membanggakan dalam sejarah perkembangan musik populer di Indonesia sebagai band pertama yang berhasil menembus chart paling berpengaruh di dunia, Billboard.

Secara tak terduga, Superman Is Dead berhasil menembus posisi #23 di Billboard Uncharted, sebuah chart yang baru saja diluncurkan untuk pertama kalinya oleh Billboard pada 20 Januari lalu di Billboard.com.

“Di posisi No.23, band punk Bali Superman Is Dead berhasil menembus chart Billboard untuk pertama kalinya sejak terbentuk 15 tahun yang lalu. Band ini teken kontrak dengan Sony Indonesia di tahun 2003 dan hingga kini memiliki basis massa penggemar lebih dari 1,6 juta fans dari seluruh dunia di Facebook,” demikian dikutip dari rilis pers Billboard yang diterima Rolling Stone.

Seperti dijelaskan oleh Billboard, chart baru bernama Billboard Uncharted ini menggunakan teknologi pemeringkat bernama Heat Score, sebuah formula online yang mengekspos musik yang diputar via online streaming, page views dan jumlah fans yang ada menurut MySpace Music dan sumber-sumber lainnya yang berhasil dihimpun di antaranya via YouTube, Facebook, Twitter, Last.fm, ReverbNation, SoundCloud, iLike dan Wikipedia.

Billboard Uncharted akan menampilkan 50 artis dari berbagai genre musik (seperti Country, Rock, R&B/Hip-Hop, Latin, dsb.) yang harus terdaftar lebih dulu sebelumnya di MySpace Music dan belum pernah masuk sebelumnya ke dalam chart Billboard apapun agar memenuhi kualifikasi yang telah ditentukan.

Pada berita yang sama sebelumnya, sempat ditulis bahwa Superman Is Dead merupakan artis Indonesia pertama yang berhasil menembus chart Billboard, yang benar mereka adalah band Indonesia pertama yang berhasil menembus Billboard Unchartered.

Anggun adalah artis keturunan Indonesia pertama yang berhasil mencapai posisi No.22 di Billboard Hot Adult Top 40 Tracks untuk lagu "Snow On Sahara" pada 5 September 1998 dan posisi No.16 di Billboard Hot Dance Club Play pada 22 Desember 1998 untuk lagu yang sama. (Rollingstone Indonesia/ist Myspace

Kabar Bagus datang dari dunia musik Indonesia. Dimana, Superman Is dead, band punk rock asal Bali berhasil masuk kedalam chart Billboard Uncharted Territory.
Ini menjadikan Superman Is Dead menjadi musisi Indonesia pertama yang berhasil masuk kedalam tanggalagu Billboard di Amerika Serikat.
Superman Is Dead berhasil menduduki posisi No. 23 di Billboard Uncharted Territory.
FYI, Billboard Uncharted Territory merupakan sebuah chart yang disusun berdasarkan popularias yang diraih lewat social network seperti Myspace, Twitter, Facebook, Last.Fm dan lainnya.
Dan ini merupakan minggu pertama, Billboard Uncharted Territory di buat dan masuk situs Billboard.com
Wow, congrats buat Superman Is Dead dech. Good luck juga yach.***(cc/bs)
img : google
popmaya.com
Puncak peluncuran album terbaru Vierra akan bersamaan dengan hari kasih sayang 'Hari Valentine' 14 Februari 2011.

Namun, album bertajuk 'Love, Love & Love' ini sebelumnya juga akan dirilis pada tanggal 7 Februari di studio Transtv. musikji.net

Grand launching album Terbaru Vierra pada hari valentine memang memiliki moment yang tepat. Band yang diawaki Widy Nichlany (vokal), Kevin Aprilio (piano, keyboard), Raka Cyril (gitar) dan Tryan (drum) ini tetap mengusung tema cinta sebagai inspirasi.

Album 'Love, Love & Love' mengandalkan single 'Takut'. Grand Launching pada tanggal 14 Februari akan menghibur Vierrania (penggemar Vierra) di seluruh nusantara. Pasalnya, Pada hari itu dua stasiun tv, Transtv dan RCTI, sudah menjadwalkan penampilan Vierra dengan lagu-lagu hitsnya. Pada saat itu, Vierra diberi kesempatan untuk merilis secara resmi album terbarunya.

Berikut Jadwal Vierra:
23 Januari @ Event Bali
26 Januari @ Dahsyatnya Awards
7 Januari 2011 : Launching Album @trans tv
14 Februari 2011 : Grand Launching @trans tv dan RCTI
musikji.net
Ipang
Lirik Lagu Ipang - Tak Ada Gantinya

Bagaimana ku bisa
berpaling darimu
sekian lama kumencari
separuh jiwaku

kumau menunggu
tak pernah berhenti
sampai suatu saat nanti kau kan menyadari

kuingin kau tau takkan ada habisnya
ku masih milikki cinta melebihi
yang kau kira…

o yeah..

hanyalah senyummu
yang menghapus rinduku
telah lama tak kujumpa
menghilang dariku

akan kulakukan
asal kau kembali
ku tak sanggup sendiri lebih lama lagi

kuingin kau tau takkan ada habisnya
kumasih milikki cinta melebihi yang kau kira

kuingin kau tau kau tetap dihatiku
ada yang harus kau mengerti
kau takkan ada gantinya… yeah

yang aku inginkan hanyalah dirimu
bersamaku selamanyaa..
yeah ye..
bantu aku pergi dari sepi yang kurasa
menyakitkan .. oh yeah..

kuingin kau tau takkan ada habisnya
kumasih milikki cinta melebihi yang kau kira
kuingin kau tahu kau tetap dihatiku
ada yang harus kau mengerti
kau takkan ada gantinya…

oohh..
Ari Lasso-Shandy
Jakarta - Ratusan grup band memeriahkan hari pertama hajatan konser musik 1000 Bands United yang dilangsungkan di Bumi Perkemahan Pramuka, Cibubur, Jakarta Timur, Jumat (17/12/2010).
Konser yang digelar dalam rangka penggalangan dana bagi korban bencana di Tanah Air ini, dilangsungkan sejak mulai pukul 11.00 siang dan berakhir pada pukul 23.00 malam.
Setelah sempat diguyur hujan pada sore hari tadi, ratusan pengunjung mulai tampak memadati lokasi panggung yang telah disediakan. Sayangnya, dari sepuluh panggung yang disiapkan di lahan seluas 32 hektar itu, hanya panggung utama saja yang dipadati penonton. Sementara panggung-panggung lainnya lenggang bahkan nyaris tanpa penonton.
Konser yang berlangsung 3 hari 3 malam itu, dibuka secara resmi oleh Jendral (purn) Agum Gumelar selaku senior advisor sekaligus Ketua Komite Pengarah Konser 1000 Bands United,  dengan ditandai pelepasan burung merpati ke udara bersama sejumlah pengisi acara seperti Slank, Ari Lasso, Vierra, Boomerang dan Gaisha.
Menjelang sore, konser di dua panggung utama terasa bergairah. Ratusan penonton justru tersedot di dua lokasi tersebut, mengingat jarak antara panggung utama 1 dan 2 sangatlah berdekatan. Apalagi grup band pengisi adalah band-band yang telah memiliki nama besar.
Sebut saja, Vierra, Ari Lasso, Blackout feat Roy, Boomerang, Geisha, Jambrud, Cokelat, Naif, d'Masiv, Kotak, The Changcuters hingga The Envy, grup band asal Kanada.
Ari Lasso, dalam penampilannya. selain membawakan sejumlah lagu hits-nya, juga menampilkan single terbarunya, "Satu Cinta", yang diambil dari album terbarunya yang akan dirilis Januari 2010 mendatang. Saat menyanyikan lagu tersebut, Ari memperkenalkan rekan duetnya yang baru yakni Shandy "Canester".  
Menurut Harry "Koko" Santoso, promotor Deteksi Production, pada konser akbar ini didukung dengan  1 juta watt sound system. "Ini konser ambisius untuk kemanusian. Semua hasil penjualan tiket akan disumbangkan untuk korban bencana di Mentawai, Wasior dan Yogyakarta," katanya.
Konser 1000 Bands United akan berlangsung hingga Minggu (19/12/2010) mendatang, dengan menghadirkan ratusan band lainnya.
kompas.com
Musikal Laskar Pelangi
Jakarta - Musikal Laskar Pelangi, Dari novel laris ke film yang juga laris, 'Laskar Pelangi' telah menjadi brand yang kuat. Kini, dengan gagah perkasa brand itu merangkak ke atas panggung gemerlap, menjelma menjadi sebuah pertunjukan teater musikal yang mengharu-biru. Lengkap sudah perjalanan sang brand raksasa untuk menggenapkan misinya memuaskan pelanggan setianya. Ini bukan pelajaran marketing, tapi itulah yang terjadi di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Jumat (17/11/2010) malam.

Selama 3 jam, Musikal 'Laskar Pelangi' menghipnotis gedung baru berkapasitas 1200 orang itu dengan tari-tarian yang rancak dan lagu-lagu yang mendayu-membuai. Bocah-bocah miskin yang penuh semangat, yang sudah kita akrabi lewat novel dan filmnya, malam itu kembali, dengan tingkah-polah yang telah kita hapal. Inilah asiknya menonton pertunjukan ini: tak ada kejutan, tak ada yang berada di luar dugaan. Kita sudah tahu apa yang akan terjadi, tinggal duduk manis menunggu, kapan Lintang ngibrit menghindari buaya yang menyegatkan, kapan Ikal meleleh melihat jemari lentik Aling ketika menyodorkan sekotak kapur, dan, oh, mana Mahar si seniman slebor berkalung radio yang ngocol dan minta dijitak itu!

Tapi, sebentar. Betapa semena-menanya review ini jika berasumsi bahwa semua orang yang akan nonton musikal ini sudah pernah membaca dan/atau menonton filmnya. Tapi, percayalah, bagi Anda yang benar-benar blank tentang brand sejuta umat Laskar Pelangi, musikal ini tidak akan membuat Anda bingung. Riri Riza, yang sebelumnya menyutradari filmnya, menata pertunjukan dengan rapi, tiap adegan ditampilkan dengan durasi yang pas, ada yang agak panjang, ada yang pendek-pendek, dan itu efektif untuk menjaga mood penonton. Apakah review ini juga perlu menceritakan garis besar ceritanya? Anda sudah keterlaluan, tapi baiklah.

'Laskar Pelangi' pada dasarnya adalah sebuah kisah kenangan. Dan, seperti yang lazim berlaku selama ini, orang yang merasa perlu mengenang masalalunya adalah orang-orang yang dalam kehidupannya sekarang telah sukses. Begitulah, Ikal adalah satu dari 10 anak miskin di Kampung Gantong, Pulau Belitong yang kaya tambang timah namun rakyatnya tak menikmati. Di bawah asuhan Ibu Guru Muslimah yang berhati mulia, dan Pak Guru Bakri yang gelisah dan pesimis dan Pak Kepala Sekolah Harfan yang berdedikasi, anak-anak itu belajar di sekolahan yang hampir rubuh, mengejar mimpi-mimpi mereka dalam keterbatasan.

Panggung dibuka dengan suasana Kampung Gantong yang sibuk pada suatu pagi, dengan latar belakang Pabrik Timah yang angkuh. Lalu muncul seorang pemuda bergaya 80-an, memperkenalkan dirinya sebagai Ikal, dari sudut pandang dialah alur cerita teater musikal ini bergulir, sebagai sebuah kilas balik masa kecilnya, bersama teman-temannya yang kemudian oleh guru mereka dipanggil sebagai Laskar Pelangi.  Dengan cerita seperti itu, jangan bayangkan sebuah musikal yang glamor, dengan kostum warna-warni yang mewah. Tapi, jangan salah, kesederhanaan pun bisa tampil tak kalah memukau.

Jay Subiyakto mendandani panggung dengan dekorasi yang luar biasa untuk setiap adegan. Koreogfari yang dikerjakan oleh Hartati memang tidak terlalu menonjol pada adegan-adegan anak-anak Laskar Pelangi, namun pada bagian-bagian lain dia memasukkan berbagai unsur gerak, dari silat Minang hingga ballet. Pada setiap kemunculan sosok-sosok bersarung, tarian selalu menyita perhatian kita. Dengan bingkai musik yang sepenuhnya berirama Melayu, yang digarap oleh Erwin Gutawa, lagu-lagu yang liriknya diciptakan oleh Mira Lesmana menjadi nafas setiap adegan, yang kebanyakan bernuansa sedih.

Kalau dilihat 'ambar besarnya',musikal ini ingin bicara tentang ketidakadilan yang menimpa daerah akibat pembangunan yang tidak merata. Hal itu diungkapkan dengan jelas lewat lagu 'Nasib Tak Kan Berubah' yang diulang pada empat adegan. Ini cukup memberatkan penonton anak-anak, mengingat bahwa musikal ini pada dasarnya adalah cerita anak-anak --- atau, oke, kalau istilah itu tidak tepat, setidaknya musikal ini hampir seluruh adegannya dimainkan oleh anak-anak.

Keriangan dan keceriaan sudah barang tentu mewarnai pertunjukan ini. Namun, suasana sedih juga mendominasi, terutama pada babak kedua (pertunjukan dibagi dua babak dengan jeda istirahat 20 menit). Bagian kematian Pak Harfan (akan diperankan secara bergantian oleh Chandra Satria dan Iyoq Kusdini) dituangkan dalam 3 adegan yang penuh air mata. Dan, itu disambung dengan adegan perpisahan Lintang dengan anak-anak Laskar Pelangi --dia memutuskan berhenti sekolah setelah bapaknya yang nelayan tak kembali dari laut. Ini adegan kesedihan puncak yang membuat sejumlah penonton sesenggukan.

Para pemeran anak-anak Laskar Pelangi bermain natural, dengan bekal vokal yang prima. Lea Simanjutak yang malam itu memerankan Bu Muslimah (untuk selanjutnya diperankan bergantian dengan Dira Sugandi dan Eka Deli) menjadi salah satu kekuatan utama, dengan akting dan suaranya yang memikat. Dia harus memainkan adegan-adegan tunggal yang paling berat, misalnya ketika kehilangan harapan setelah Pak Harfan meninggal. Gabriel B Harvianto, dengan porsi kemunculan yang tak banyak sebagai Pak Bakri berhasil mencuri perhatian ketika menyanyikan 'Sekolah Miring' dalam adegan pamitannya setelah berhenti dari sekolah Laskar Pelangi itu, untuk mengajar di tempat lain yang lebih menjanjikan.

Dengan setting persawahan, sekolah yang miring, jalan di tengah hutan ditunggui buaya, pabrik timah yang dijagai satpam-satpam galak, secara keseluruhan musikal ini memang terkesan 'muram'. Namun, itu  bukan 'aura' yang sengaja ingin disampaikan kepada penonton, melainkan 'konsekuensi' dari ceritanya yang memang seperti itu. Bagi yang menyukai filmnya, musikal ini akan memberi sensasi yang lebih. Sedangkan bagi yang tidak menyukai filmnya, versi panggung memberikan efek yang lebih kuat, terasa lebih bertenaga. Jadi, jangan lupa bawa sapu tangan.
from : music.detikhot.com
img
Meeghan Henry Tirtasaputra
Jakarta: Tak ada mimpi yang mustahil jika kita mau berusaha. Itulah sepenggal kalimat yang senantiasa dipercaya oleh Meeghan Henry Tirtasaputra dalam upayanya menjadi entertainer di industri hiburan. Alhasil, remaja asal Indonesia itu belum lama ini menembus bursa musik di Hollywood, Amerika Serikat.

Meskipun penjualan album Meeghan hanya lewat iTunes dan menggandeng label independen Wright Records Inc., namun single debutnya yang berjudul When I`m 18 yang merupakan lagu ciptaannya sendiri mendapatkan perhatian di Hollywood. Dengan video klip debut singel-nya itu, Meeghan mampu merangkuh penghargaan di Hollywood Music Media Awards dalam kategori The Best Music Video 2010.

Beberapa lagu dalam debut albumnya: I Wanna Say Yes, Make You Mine, dan In the Moment. Lagu-lagu tersebut bernuansa hasrat anak muda. Dari total 12 di album itu, 10 tembangnya diciptakan sendiri. Inspirasi Meeghan berasal dari lingkungan sekitar, serta pengalaman pribadinya.

Penghargaan yang diraih Meeghan antara lain Hawaiian Tropic Best Child Model, Academic Achievement Awards on Elementary Graduation, dan Teen Talent Show Winner. Tak hanya memiliki karier di dunia musik, Remaja kelahiran Jakarta, 7 Januari 1995 itu, juga pernah menjajal dunia layar kaca dengan membintangi beberapa film independen serta tampil dalam beberapa iklan.(ASW/ANS)


Liputan6.com

Polemik yang terjadi antara grup band D’Masiv dengan sebuah Event Organizer di Sinjai, Sulawesi Selatan, tampaknya kian memanas. Ryan Cs kini digugat ganti rugi sebesar 3 miliar rupiah!

Gugatan perdata yang diajukan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan oleh pihak penyelenggara itu secara terperinci sebesar 3,552,9 miliar rupiah. Selain menggugat secara perdata, pihak penyelenggara meminta agar manajemen D’Masiv membuat permohonan maaf kepada bupati dan masyarakat Sinjai.

“Karena wilayah pidana bukan masalah ganti rugi, makanya kita ajukan perdana wan prestasi. Kita minta seluruh kerugian klien kami diganti oleh mereka.” Jelas Syahrir Amiruddin, SH, selaku kuasa hukum Farizal, perwakilan pihak penyelenggara acara di Sinjai, yang ditemui tim cumicumi usai memasukkan gugatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (18/03).

Sementara itu di lain pihak, manajemen D’Masiv melalui pengacara mereka yang bernama M.Luthfi Suhartono, SH, mengaku heran atas langkah yang ditempuh pihak penyelenggara Sinjai. Menurut Luthfi Seharusnya permasalahan ini dapat diselesaikan secara musyawarah.

“Di perjanjian kan ada penyelesaiannya dengan cara musyawarah. Tapi kalau nyatanya disomasi dan harus bayar 3 miliar plus bunga 3 persen dan lain-lain, kita jadi terheran-heran aja.” Tandas Luthfi yang ditemui tim cumicumi di tempat yang terpisah, Kamis (18/03).

Namun pihak penyelenggara mengaku tindakan mereka mengajukan gugatan ke pengadilan lantaran belum ada komunikasi dan penjelasan yang baik dari D’Masiv terhadap mereka.

“Sampai sekarang belum ada komunikasi dan penjelasan pihak D’Masiv ke kita. Makanya kita serahkan ini ke pengadilan gugatan perdatanya.” Terang Syahrir. (mich)


Lama tidak terdengar kabarnya, Powerslaves, grup musik rock asal Kota Semarang, Jawa Tengah, kembali menyapa penggemarnya di konser mini ”The Legend is Back” di sebuah kafe di Jakarta, akhir pekan lalu.

Grup yang digawangi Anwar Fatahillah (bas), Heydie Ibrahim (vokal), Acho Jibrani (gitar), dan Wiwik Sudarto (kibor) ini adalah salah satu legenda musik rock Indonesia pada era 1990-an. Grup itu sejajar bersama Elpamas, Power Metal, dan Roxx di panggung konser rock.
Konser mini Powerslaves terasa spesial karena dihadiri para Slavers, julukan fans fanatik Powerslaves, dari berbagai daerah, seperti Semarang, Solo, Cirebon, dan Cilacap. Lebih dari satu jam pertunjukan, para Slavers ikut melantunkan lagu-lagu Powerslaves menemani lengkingan vokal Heydie Ibrahim.
Penampilan di Jakarta ini sekaligus untuk mempromosikan album mini Powerslaves, Jangan Kau Mati, yang berisi dua lagu baru serta dua lagu hit dari album lama mereka. ”Awalnya Powerslaves hanya akan merilis single ’Jangan Kau Mati’ saja, tetapi setelah berdiskusi dengan pihak label, akhirnya kami membuat sebuah album mini,” tutur Anwar Fatahillah, pemain bas sekaligus pendiri Powerslaves.

Selanjutnya mereka akan konser maraton di Yogyakarta, Gunung Kidul, Solo, dan Temanggung. (MYE) 
kompas.com
Ariel Salah satu Penyanyi terbaik
Majalah Rolling Stone Indonesia mendata 50 penyanyi terbaik Indonesia. Dari 50 penyanyi terbaik,  dikeluarkan nama penyanyi Benyamin S menjadi yang terbaik.

Meski telah meninggal, Benyamin Sueb dianggap sebagai penyanyi yang memiliki talenta dan sangat Indonesia. Benyamin S juga dianggap telah memberikan inspirasi kepada generasi muda. Bahkan, banyak para penyanyi yang juga mengidolakan musisi legendaris ini.

Mengenai kriteria pemilihan, Rolling Stone memberikan penilaia pada para penyanyi Indonesia yang telah memberikan inspirasi pada generasi-generasi berikutnya. Mereka memiliki tim voters dan ada juga tim kategorisasi. Dari tim voters, ada beberapa penyanyi Indonesia yang dilibatkan seperti Audy, Anji Drive, David Naif. Mereka meminta tim ini untuk membuat sebuah list penyanyi-penyanyi yang menurut mereka paling berpengaruh di Indonesia.

Sementara itu, mengenai daftar penyanyi terbaik versi Rolling Stone Indonesia terdata sebagai berikut.

  • Benyamin S
  • Iwan Fals
  • Chrisye
  • Titiek Puspa
  • Yon & Yok Koeswoyo
  • Vina Panduwinata
  • Ahmad Albar
  • Rhoma Irama
  • Bing Slamet
  • Bimbo
  • Ebiet G Ade
  • Broery Pesolima
  • Fariz RM
  • Elvi Sukaesih
  • Nicky Astria
  • Hetty Koes Endang
  • Bob Tutupoly
  • Gombloh
  • Gito Rollies
  • Kaka Slank
  • Harvey Malaiholo
  • Ruth Sahanaya
  • Franky & Jane
  • Farid Hardja
  • Utha Likumahuwa
  • Dian Pramana Putra
  • Deddy Stanzah
  • Ellya Khadam
  • Ernie Djohan
  • Trie Utami
  • Krisdayanti
  • Ari Lasso
  • Armand Maulana
  • Andy Rif
  • Ipank BIP
  • Glenn Fredly
  • David Naif
  • Oppie Andaresta
  • Hari Mukti
  • Once
  • Roy Jeconiah
  • Reza Artamevia
  • Ariel Peterpan
  • Fadly Padi
  • Berlian Hutauruk
  • Margie Siegers
  • Oslan Husein
  • Trison Roxx
  • Katon Bagaskara
  • Melly Goeslaw   (ria/int)
sumber : rolling stone
Film Biografi God Bless Sebagai Dokumentasi
Biografi dari band legendaris God Bless akan difilmkan. Namun menurut Ahmad Albar ia belum menerima skrip dan film ini belum mulai dikerjakan hingga saat ini.
"Sampe sekarang belum digarap, tapi uda ada stok shoot dr Riri Riza. Saya sendiri belum denger kabarnya konsepnya seperti apa. Skenarionya sendirinya saya juga belum terima," ungkapnya.
Ia mengaku senang ketika God Bless difilmkan. Menurutnya dengan begitu ada mereka memiliki dokumentasi untuk perjalanan musik di Indonesia.
"Seneng aja, artinya ada dokumentasi perjalanan musik indonesia. Kita ada dokumentasi yang cukup lah," ujarnya.
Menurutnya sudah banyak perform mereka yang dijadikan satu dan dikumpulkan untuk pengumpulan materi film tersebut. Ahmad Albar mengaku telah ditawari untuk bermain film ini sejak tahun lalu.
"Sebetulnya tahun lalu. Sampe sekarang sih cukup banyak dari perform-perform lama kita ditambah yang terakhir-terakhir ini,"
Yang belum ia ketahui adalah apakah kasus narkoba yang sempat menjadi catatan hitam kelam bagi hidupnya juga akan dimasukkan, menurutnya hal itu tergantung director dan kalau hal itu positif ya boleh-boleh saja.
"Itu yang belum tahu. Kan tergantung director dan segala macemnya. Tapi Kalo itu positif ya nggak apa-apa," ungkapnya.

kapanlagi.com
Theater Company Tulang Punggung Musikal Laskar Pelangi
Selama 4 bulan terakhir, Theater Company menjadi tulang punggung persiapan pertunjukan MUSIKAL LASKAR PELANGI. Latihan dilakukan selama 8 jam setiap harinya, dengan 2 hari libur setiap minggu. Evaluasi dilakukan dari waktu ke waktu untuk memastikan setiap pemain menguasai tahap dengan baik dan mencapai target latihan yang diharapkan.
"Awal Theater Company adalah saran dari Erwin Gutawa untuk memenuhi keinginan kami untuk mempunyai tim yang dapat membantu para kreator (produser, sutradara, koreografer dan komposer) dalam mempersiapkan pertunjukan MUSIKAL LASKAR PELANGI. Tim ini bekerja bersama kami menciptakan gerakan dan akting yang sempurna, yang menggambarkan masing-masing tokoh LASKAR PELANGI," pungkas Toto Arto.
Dalam proses latihan MUSIKAL LASKAR PELANGI, tidak jarang sutradara Riri Riza mengubah pengadeganan, Mira Lesmana menyesuaikan kembali lirik lagu, dan Hartati mengubah koreografi. Toto Arto yang bertindak sebagai produser bersama Mira Lesmana menambahkan bahwa proses ini semakin efisien dengan adanya Theater Company.
"Proses ini menjadi sangat efisien dengan adanya Theater Company, di mana para kreator bisa dengan leluasa membentuk adegan sesuai dengan harapan," jelas Toto Arto.
Di bawah arahan Riri Riza, Erwin Gutawa, dan Hartati, Theater Company Musikal Laskar Pelangi menyiapkan adegan para anak-anak LASKAR PELANGI dan kehidupan masyarakat Gantong. Adegan yang telah matang kemudian dipertunjukkan di hadapan pemeran anak-anak sehingga mereka paham seperti apa gerakan yang diharapkan.
"Peran Theater Company sangat penting karena membantu anak-anak memahami dan memiliki interpretasi yang sama dalam hal akting dan gerakan. Selanjutnya anak-anak dapat dapat mengembangkan aktingnya sendiri," Mira menambahkan.
kapanlagi.com
Andra & The BackBone - Tunggu Aku Chord & lirik
Intro: A C#m 2x
A               C#m
Masihkah kau simpan
A               C#m
Mawar yang ku beri
A                     C#m
Mungkin tak sewangi dulu
A                     C#m
Mungkin tak seindah dulu
        A      B     E
Tunggu aku ku akan datang
A              C#m
Masihkah kau jaga
A             C#m
Api cinta dariku
A                      C#m
Mungkin tak sehangat dulu
A                      C#m
Mungkin tak seterang dulu
Reff:
        A      B     E    F#
Tunggu aku ku akan datang
        A      B     G#m  C#m
Tunggu aku ku akan pulang
        A      B     E    F#
Tunggu aku ku akan datang
        A      B     C#m
Tunggu aku ku akan pulang
F#m               C#m
Kau segalanya bagiku
F#m            C#m  B
Kau adalah duniaku
F#m             C#m
Satu yang ku pinta
F#m  A          B
tuk tetap menunggu
Reff:
        A      B     E    F#
Tunggu aku ku akan datang
        A      B     G#m  C#m
Tunggu aku ku akan pulang
        A      B     E    F#
Tunggu aku ku akan datang
        A      B     G#m  C#m
Tunggu aku ku akan pulang
        A      B     E    F#
Tunggu aku ku akan datang
        A      B     G#m  C#m
Tunggu aku ku akan pulang
Musik: A B E F# A B G#m C#m
        A      B
Tunggu aku ku akan datang
        E      F#
Tunggu aku ku akan pulang
        A  B
Tunggu aku 
Coda:
A                 C#m
Masih kah kau simpan
A               C#m A
Mawar yang ku beri

Andra & The BackBone - Tunggu Aku Chord & lirik

Jersey Bola Grade Ori Murah

Jersey Bola Grade Ori Murah