Tampilkan posting dengan label cinta musik tanah air. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label cinta musik tanah air. Tampilkan semua posting
Netral Band

Band Netral yang digawangi Bagus (vokal dan bass), Choki (gitar), serta Eno (drum) mulai 9 April akan memulai tur konser 12 kota di luar Jawa. Tur kali ini menyasar kota-kota di Kalimantan dan Sulawesi.
Penggemar Netral pasti sudah ingin mendengar lagu baru kami. Lagi pula, kalau enggak ada lagu baru, kami juga jadi malas latihan - Eno, drummer Netral
”Kami sudah kerap tampil di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Sekarang giliran kota-kota di luar Jawa,” tutur Choki, Rabu (6/4) seusai tampil pada perayaan ulang tahun ke-3 Dahsyat di RCTI.
Bagi ketiga personel Netral, tampil di depan penggemar merupakan hal yang menyenangkan. ”Konser rock tak pernah sepi. Ini mungkin karena rock selalu berhasil memacu adrenalin penonton. Kalau didengar di luar panggung, mungkin enggak asyik,” timpal Eno.
Selain tur, Netral juga tengah menggodok materi album terbaru mereka. ”Materinya sudah ada, tetapi masih kasar,” kata Eno.
Bagi ketiga personel Netral, berkonsentrasi membuat album merupakan hal berat. Pasalnya, setiap personel punya kesibukan di luar Netral. Namun, ketiganya sepakat album ke-11 Netral akan siap akhir tahun ini.
”Penggemar Netral pasti sudah ingin mendengar lagu baru kami. Lagi pula, kalau enggak ada lagu baru, kami juga jadi malas latihan,” kata Eno.
Di album baru Netral, rencananya akan ada sebuah lagu bertema nasionalisme seperti ”Garuda Di Dadaku”. Lagu itu juga akan menjadi soundtrack film. (DOE)

Kompas.com
Ressa Herlambang (ressaherlambang.com)

Menjadi penyanyi muda dan berbakat ternyata masih diseriuskan oleh Ressa Herlambang yang saat ini masih terus sibuk dilakukan dialbum terbarunya yang menjagokan hits "Baby I Love U".

"Lagu Baby, I Love You ini adalah awal yang baik buat saya berkarya dan bersaing dengan beberapa penyanyi pendatang baru yang mulai datang, karena saya tampilkan konsep yang beda di sini," kata Ressa Herlambang saat ditemui di Kawasan Menteng.

Ressa mengakui akan pembaruan di konsep musiknya yang lebih berani nge-dance dan up beat yang diusungnya. "Selain nuansa musik yang lebih up beat, dalam setiap penampilan saya kini diiringi dancer (penari), mau tunjukkan yang lebih real dalam memulai konsep lagu tahun ini," ujar mantan kekasih Nia Ramadhani ini.

Ressa sangat optimis dengan konsep yang dimilikinya saat ini bisa menembus jutaan RBT yang saat ini masih jadi tolak ukur sukses album. "Selain RBT, saya juga mengejar pasar musik luar negeri, yang nanti ke depannya saya bisa promosi di Malaysia, Singapur, dan Thailand," ujar Ressa.
• VIVAnews
Superman Is Dead
Band punk rock asal Bali, Superman Is Dead mencetak rekor membanggakan dalam sejarah perkembangan musik populer di Indonesia sebagai band pertama yang berhasil menembus chart paling berpengaruh di dunia, Billboard.

Secara tak terduga, Superman Is Dead berhasil menembus posisi #23 di Billboard Uncharted, sebuah chart yang baru saja diluncurkan untuk pertama kalinya oleh Billboard pada 20 Januari lalu di Billboard.com.

“Di posisi No.23, band punk Bali Superman Is Dead berhasil menembus chart Billboard untuk pertama kalinya sejak terbentuk 15 tahun yang lalu. Band ini teken kontrak dengan Sony Indonesia di tahun 2003 dan hingga kini memiliki basis massa penggemar lebih dari 1,6 juta fans dari seluruh dunia di Facebook,” demikian dikutip dari rilis pers Billboard yang diterima Rolling Stone.

Seperti dijelaskan oleh Billboard, chart baru bernama Billboard Uncharted ini menggunakan teknologi pemeringkat bernama Heat Score, sebuah formula online yang mengekspos musik yang diputar via online streaming, page views dan jumlah fans yang ada menurut MySpace Music dan sumber-sumber lainnya yang berhasil dihimpun di antaranya via YouTube, Facebook, Twitter, Last.fm, ReverbNation, SoundCloud, iLike dan Wikipedia.

Billboard Uncharted akan menampilkan 50 artis dari berbagai genre musik (seperti Country, Rock, R&B/Hip-Hop, Latin, dsb.) yang harus terdaftar lebih dulu sebelumnya di MySpace Music dan belum pernah masuk sebelumnya ke dalam chart Billboard apapun agar memenuhi kualifikasi yang telah ditentukan.

Pada berita yang sama sebelumnya, sempat ditulis bahwa Superman Is Dead merupakan artis Indonesia pertama yang berhasil menembus chart Billboard, yang benar mereka adalah band Indonesia pertama yang berhasil menembus Billboard Unchartered.

Anggun adalah artis keturunan Indonesia pertama yang berhasil mencapai posisi No.22 di Billboard Hot Adult Top 40 Tracks untuk lagu "Snow On Sahara" pada 5 September 1998 dan posisi No.16 di Billboard Hot Dance Club Play pada 22 Desember 1998 untuk lagu yang sama. (Rollingstone Indonesia/ist Myspace

Kabar Bagus datang dari dunia musik Indonesia. Dimana, Superman Is dead, band punk rock asal Bali berhasil masuk kedalam chart Billboard Uncharted Territory.
Ini menjadikan Superman Is Dead menjadi musisi Indonesia pertama yang berhasil masuk kedalam tanggalagu Billboard di Amerika Serikat.
Superman Is Dead berhasil menduduki posisi No. 23 di Billboard Uncharted Territory.
FYI, Billboard Uncharted Territory merupakan sebuah chart yang disusun berdasarkan popularias yang diraih lewat social network seperti Myspace, Twitter, Facebook, Last.Fm dan lainnya.
Dan ini merupakan minggu pertama, Billboard Uncharted Territory di buat dan masuk situs Billboard.com
Wow, congrats buat Superman Is Dead dech. Good luck juga yach.***(cc/bs)
img : google
popmaya.com
Puncak peluncuran album terbaru Vierra akan bersamaan dengan hari kasih sayang 'Hari Valentine' 14 Februari 2011.

Namun, album bertajuk 'Love, Love & Love' ini sebelumnya juga akan dirilis pada tanggal 7 Februari di studio Transtv. musikji.net

Grand launching album Terbaru Vierra pada hari valentine memang memiliki moment yang tepat. Band yang diawaki Widy Nichlany (vokal), Kevin Aprilio (piano, keyboard), Raka Cyril (gitar) dan Tryan (drum) ini tetap mengusung tema cinta sebagai inspirasi.

Album 'Love, Love & Love' mengandalkan single 'Takut'. Grand Launching pada tanggal 14 Februari akan menghibur Vierrania (penggemar Vierra) di seluruh nusantara. Pasalnya, Pada hari itu dua stasiun tv, Transtv dan RCTI, sudah menjadwalkan penampilan Vierra dengan lagu-lagu hitsnya. Pada saat itu, Vierra diberi kesempatan untuk merilis secara resmi album terbarunya.

Berikut Jadwal Vierra:
23 Januari @ Event Bali
26 Januari @ Dahsyatnya Awards
7 Januari 2011 : Launching Album @trans tv
14 Februari 2011 : Grand Launching @trans tv dan RCTI
musikji.net
Ipang
Lirik Lagu Ipang - Tak Ada Gantinya

Bagaimana ku bisa
berpaling darimu
sekian lama kumencari
separuh jiwaku

kumau menunggu
tak pernah berhenti
sampai suatu saat nanti kau kan menyadari

kuingin kau tau takkan ada habisnya
ku masih milikki cinta melebihi
yang kau kira…

o yeah..

hanyalah senyummu
yang menghapus rinduku
telah lama tak kujumpa
menghilang dariku

akan kulakukan
asal kau kembali
ku tak sanggup sendiri lebih lama lagi

kuingin kau tau takkan ada habisnya
kumasih milikki cinta melebihi yang kau kira

kuingin kau tau kau tetap dihatiku
ada yang harus kau mengerti
kau takkan ada gantinya… yeah

yang aku inginkan hanyalah dirimu
bersamaku selamanyaa..
yeah ye..
bantu aku pergi dari sepi yang kurasa
menyakitkan .. oh yeah..

kuingin kau tau takkan ada habisnya
kumasih milikki cinta melebihi yang kau kira
kuingin kau tahu kau tetap dihatiku
ada yang harus kau mengerti
kau takkan ada gantinya…

oohh..
Ari Lasso-Shandy
Jakarta - Ratusan grup band memeriahkan hari pertama hajatan konser musik 1000 Bands United yang dilangsungkan di Bumi Perkemahan Pramuka, Cibubur, Jakarta Timur, Jumat (17/12/2010).
Konser yang digelar dalam rangka penggalangan dana bagi korban bencana di Tanah Air ini, dilangsungkan sejak mulai pukul 11.00 siang dan berakhir pada pukul 23.00 malam.
Setelah sempat diguyur hujan pada sore hari tadi, ratusan pengunjung mulai tampak memadati lokasi panggung yang telah disediakan. Sayangnya, dari sepuluh panggung yang disiapkan di lahan seluas 32 hektar itu, hanya panggung utama saja yang dipadati penonton. Sementara panggung-panggung lainnya lenggang bahkan nyaris tanpa penonton.
Konser yang berlangsung 3 hari 3 malam itu, dibuka secara resmi oleh Jendral (purn) Agum Gumelar selaku senior advisor sekaligus Ketua Komite Pengarah Konser 1000 Bands United,  dengan ditandai pelepasan burung merpati ke udara bersama sejumlah pengisi acara seperti Slank, Ari Lasso, Vierra, Boomerang dan Gaisha.
Menjelang sore, konser di dua panggung utama terasa bergairah. Ratusan penonton justru tersedot di dua lokasi tersebut, mengingat jarak antara panggung utama 1 dan 2 sangatlah berdekatan. Apalagi grup band pengisi adalah band-band yang telah memiliki nama besar.
Sebut saja, Vierra, Ari Lasso, Blackout feat Roy, Boomerang, Geisha, Jambrud, Cokelat, Naif, d'Masiv, Kotak, The Changcuters hingga The Envy, grup band asal Kanada.
Ari Lasso, dalam penampilannya. selain membawakan sejumlah lagu hits-nya, juga menampilkan single terbarunya, "Satu Cinta", yang diambil dari album terbarunya yang akan dirilis Januari 2010 mendatang. Saat menyanyikan lagu tersebut, Ari memperkenalkan rekan duetnya yang baru yakni Shandy "Canester".  
Menurut Harry "Koko" Santoso, promotor Deteksi Production, pada konser akbar ini didukung dengan  1 juta watt sound system. "Ini konser ambisius untuk kemanusian. Semua hasil penjualan tiket akan disumbangkan untuk korban bencana di Mentawai, Wasior dan Yogyakarta," katanya.
Konser 1000 Bands United akan berlangsung hingga Minggu (19/12/2010) mendatang, dengan menghadirkan ratusan band lainnya.
kompas.com

Polemik yang terjadi antara grup band D’Masiv dengan sebuah Event Organizer di Sinjai, Sulawesi Selatan, tampaknya kian memanas. Ryan Cs kini digugat ganti rugi sebesar 3 miliar rupiah!

Gugatan perdata yang diajukan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan oleh pihak penyelenggara itu secara terperinci sebesar 3,552,9 miliar rupiah. Selain menggugat secara perdata, pihak penyelenggara meminta agar manajemen D’Masiv membuat permohonan maaf kepada bupati dan masyarakat Sinjai.

“Karena wilayah pidana bukan masalah ganti rugi, makanya kita ajukan perdana wan prestasi. Kita minta seluruh kerugian klien kami diganti oleh mereka.” Jelas Syahrir Amiruddin, SH, selaku kuasa hukum Farizal, perwakilan pihak penyelenggara acara di Sinjai, yang ditemui tim cumicumi usai memasukkan gugatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (18/03).

Sementara itu di lain pihak, manajemen D’Masiv melalui pengacara mereka yang bernama M.Luthfi Suhartono, SH, mengaku heran atas langkah yang ditempuh pihak penyelenggara Sinjai. Menurut Luthfi Seharusnya permasalahan ini dapat diselesaikan secara musyawarah.

“Di perjanjian kan ada penyelesaiannya dengan cara musyawarah. Tapi kalau nyatanya disomasi dan harus bayar 3 miliar plus bunga 3 persen dan lain-lain, kita jadi terheran-heran aja.” Tandas Luthfi yang ditemui tim cumicumi di tempat yang terpisah, Kamis (18/03).

Namun pihak penyelenggara mengaku tindakan mereka mengajukan gugatan ke pengadilan lantaran belum ada komunikasi dan penjelasan yang baik dari D’Masiv terhadap mereka.

“Sampai sekarang belum ada komunikasi dan penjelasan pihak D’Masiv ke kita. Makanya kita serahkan ini ke pengadilan gugatan perdatanya.” Terang Syahrir. (mich)


Lama tidak terdengar kabarnya, Powerslaves, grup musik rock asal Kota Semarang, Jawa Tengah, kembali menyapa penggemarnya di konser mini ”The Legend is Back” di sebuah kafe di Jakarta, akhir pekan lalu.

Grup yang digawangi Anwar Fatahillah (bas), Heydie Ibrahim (vokal), Acho Jibrani (gitar), dan Wiwik Sudarto (kibor) ini adalah salah satu legenda musik rock Indonesia pada era 1990-an. Grup itu sejajar bersama Elpamas, Power Metal, dan Roxx di panggung konser rock.
Konser mini Powerslaves terasa spesial karena dihadiri para Slavers, julukan fans fanatik Powerslaves, dari berbagai daerah, seperti Semarang, Solo, Cirebon, dan Cilacap. Lebih dari satu jam pertunjukan, para Slavers ikut melantunkan lagu-lagu Powerslaves menemani lengkingan vokal Heydie Ibrahim.
Penampilan di Jakarta ini sekaligus untuk mempromosikan album mini Powerslaves, Jangan Kau Mati, yang berisi dua lagu baru serta dua lagu hit dari album lama mereka. ”Awalnya Powerslaves hanya akan merilis single ’Jangan Kau Mati’ saja, tetapi setelah berdiskusi dengan pihak label, akhirnya kami membuat sebuah album mini,” tutur Anwar Fatahillah, pemain bas sekaligus pendiri Powerslaves.

Selanjutnya mereka akan konser maraton di Yogyakarta, Gunung Kidul, Solo, dan Temanggung. (MYE) 
kompas.com
Ariel Salah satu Penyanyi terbaik
Majalah Rolling Stone Indonesia mendata 50 penyanyi terbaik Indonesia. Dari 50 penyanyi terbaik,  dikeluarkan nama penyanyi Benyamin S menjadi yang terbaik.

Meski telah meninggal, Benyamin Sueb dianggap sebagai penyanyi yang memiliki talenta dan sangat Indonesia. Benyamin S juga dianggap telah memberikan inspirasi kepada generasi muda. Bahkan, banyak para penyanyi yang juga mengidolakan musisi legendaris ini.

Mengenai kriteria pemilihan, Rolling Stone memberikan penilaia pada para penyanyi Indonesia yang telah memberikan inspirasi pada generasi-generasi berikutnya. Mereka memiliki tim voters dan ada juga tim kategorisasi. Dari tim voters, ada beberapa penyanyi Indonesia yang dilibatkan seperti Audy, Anji Drive, David Naif. Mereka meminta tim ini untuk membuat sebuah list penyanyi-penyanyi yang menurut mereka paling berpengaruh di Indonesia.

Sementara itu, mengenai daftar penyanyi terbaik versi Rolling Stone Indonesia terdata sebagai berikut.

  • Benyamin S
  • Iwan Fals
  • Chrisye
  • Titiek Puspa
  • Yon & Yok Koeswoyo
  • Vina Panduwinata
  • Ahmad Albar
  • Rhoma Irama
  • Bing Slamet
  • Bimbo
  • Ebiet G Ade
  • Broery Pesolima
  • Fariz RM
  • Elvi Sukaesih
  • Nicky Astria
  • Hetty Koes Endang
  • Bob Tutupoly
  • Gombloh
  • Gito Rollies
  • Kaka Slank
  • Harvey Malaiholo
  • Ruth Sahanaya
  • Franky & Jane
  • Farid Hardja
  • Utha Likumahuwa
  • Dian Pramana Putra
  • Deddy Stanzah
  • Ellya Khadam
  • Ernie Djohan
  • Trie Utami
  • Krisdayanti
  • Ari Lasso
  • Armand Maulana
  • Andy Rif
  • Ipank BIP
  • Glenn Fredly
  • David Naif
  • Oppie Andaresta
  • Hari Mukti
  • Once
  • Roy Jeconiah
  • Reza Artamevia
  • Ariel Peterpan
  • Fadly Padi
  • Berlian Hutauruk
  • Margie Siegers
  • Oslan Husein
  • Trison Roxx
  • Katon Bagaskara
  • Melly Goeslaw   (ria/int)
sumber : rolling stone
Theater Company Tulang Punggung Musikal Laskar Pelangi
Selama 4 bulan terakhir, Theater Company menjadi tulang punggung persiapan pertunjukan MUSIKAL LASKAR PELANGI. Latihan dilakukan selama 8 jam setiap harinya, dengan 2 hari libur setiap minggu. Evaluasi dilakukan dari waktu ke waktu untuk memastikan setiap pemain menguasai tahap dengan baik dan mencapai target latihan yang diharapkan.
"Awal Theater Company adalah saran dari Erwin Gutawa untuk memenuhi keinginan kami untuk mempunyai tim yang dapat membantu para kreator (produser, sutradara, koreografer dan komposer) dalam mempersiapkan pertunjukan MUSIKAL LASKAR PELANGI. Tim ini bekerja bersama kami menciptakan gerakan dan akting yang sempurna, yang menggambarkan masing-masing tokoh LASKAR PELANGI," pungkas Toto Arto.
Dalam proses latihan MUSIKAL LASKAR PELANGI, tidak jarang sutradara Riri Riza mengubah pengadeganan, Mira Lesmana menyesuaikan kembali lirik lagu, dan Hartati mengubah koreografi. Toto Arto yang bertindak sebagai produser bersama Mira Lesmana menambahkan bahwa proses ini semakin efisien dengan adanya Theater Company.
"Proses ini menjadi sangat efisien dengan adanya Theater Company, di mana para kreator bisa dengan leluasa membentuk adegan sesuai dengan harapan," jelas Toto Arto.
Di bawah arahan Riri Riza, Erwin Gutawa, dan Hartati, Theater Company Musikal Laskar Pelangi menyiapkan adegan para anak-anak LASKAR PELANGI dan kehidupan masyarakat Gantong. Adegan yang telah matang kemudian dipertunjukkan di hadapan pemeran anak-anak sehingga mereka paham seperti apa gerakan yang diharapkan.
"Peran Theater Company sangat penting karena membantu anak-anak memahami dan memiliki interpretasi yang sama dalam hal akting dan gerakan. Selanjutnya anak-anak dapat dapat mengembangkan aktingnya sendiri," Mira menambahkan.
kapanlagi.com
Andra & The BackBone - Tunggu Aku Chord & lirik
Intro: A C#m 2x
A               C#m
Masihkah kau simpan
A               C#m
Mawar yang ku beri
A                     C#m
Mungkin tak sewangi dulu
A                     C#m
Mungkin tak seindah dulu
        A      B     E
Tunggu aku ku akan datang
A              C#m
Masihkah kau jaga
A             C#m
Api cinta dariku
A                      C#m
Mungkin tak sehangat dulu
A                      C#m
Mungkin tak seterang dulu
Reff:
        A      B     E    F#
Tunggu aku ku akan datang
        A      B     G#m  C#m
Tunggu aku ku akan pulang
        A      B     E    F#
Tunggu aku ku akan datang
        A      B     C#m
Tunggu aku ku akan pulang
F#m               C#m
Kau segalanya bagiku
F#m            C#m  B
Kau adalah duniaku
F#m             C#m
Satu yang ku pinta
F#m  A          B
tuk tetap menunggu
Reff:
        A      B     E    F#
Tunggu aku ku akan datang
        A      B     G#m  C#m
Tunggu aku ku akan pulang
        A      B     E    F#
Tunggu aku ku akan datang
        A      B     G#m  C#m
Tunggu aku ku akan pulang
        A      B     E    F#
Tunggu aku ku akan datang
        A      B     G#m  C#m
Tunggu aku ku akan pulang
Musik: A B E F# A B G#m C#m
        A      B
Tunggu aku ku akan datang
        E      F#
Tunggu aku ku akan pulang
        A  B
Tunggu aku 
Coda:
A                 C#m
Masih kah kau simpan
A               C#m A
Mawar yang ku beri

Andra & The BackBone - Tunggu Aku Chord & lirik
Jakarta- Vokalis dan pencipta lagu Sandhy Sondoro bermaksud menyebarkan pesan cinta damai secara halus melalui lirik lagu-lagu dalam album ketiganya atau album pertamanya di Indonesia.
"Ini album baru saya, judulnya self titled, Sandhy Sondoro. Message-nya, one love, bukan cuma cinta antardua manusia, melainkan juga tentang kedamaian," tutur vokalis soul dan blues ini mengupas album barunya tersebut.
Sebagai pria asal Indonesia yang bertempat tinggal dan berkarier di Jerman, ada alasan khusus yang membuatnya menyampaikan pesan cinta damai lewat albumnya itu. "Saya sebagai minoritas di Jerman pernah merasakan dan tahu banget bagaimana dirasiskan oleh orang lain," jelas lelaki yang juga main gitar ini.
Ada 12 lagu berlirik bahasa Inggris dan dua lagu baru berlirik bahasa Indonesia dalam albumnya itu. "Album ini adalah album ketiga dari saya. Ini album yang berisi 14 lagu. Dua belas (12) lagu dari album  awal saya dan dua lagu baru. Alasan mengapa berbahasa Inggris, karena saya masih eksis di Jerman dan bahasa Inggris itu mendunia," jelasnya lagi. "Mimpi saya masih panjang dan saya bukan tidak menghargai bahasa Indonesia," tekannya.
Sandhy mengedepankan "Bunga Mimpi" dan "Salamanja" sebagai single-single-nya.
Ke depan, vokalis yang berhasil mencuri perhatian produser musik dan pencipta lagu internasional asal AS Diane Warren ini masih memiliki mimpi yang ingin digapainya. "Saya mau tinggal di Brasil atau Istambul (Turki), karena saya ingin musik saya berkembang terus. Saya enggak mau seperti musisi lain, yang setelah tua frustrasi, karena musiknya begitu-begitu saja," tutup Sandhy.
kompas.com
Lirik Lagu Enda Ungu – Maafkan Aku :
intro :
Tak bisa kulupa.. saat-saat indah bersama mu..
Semua cerita.. mungkin kini hanya tinggal kenangan..
Ku harus pergi.. meninggalkanmu di dalam sepiku..
Bukan inginku.. tuk menyakiti perasaanku..
Maafkan aku..
intro :
Maafkan aku.. yang tak bisa menunggu hatimu..
Lupakan saja.. diriku untuk selama-lamanya..
Kuharus pergi.. meninggalkanmu di dalam sepiku..
Bukan inginku.. tuk menyakiti perasaanmu..
Maafkan aku..
Reff :
Tidurlah sayangku..
Mentari tlah menunggu..
Sambutlah pagi nanti..
Dengan hati tersenyum..
Bermimpilah cinta..
Dengan segenap rasa..
Kini tibalah saatnya.. kita harus berpisah..
Melodi :
Reff :
Tidurlah sayangku..
Mentari tlah menunggu..
Sambutlah pagi nanti..
Dengan hati tersenyum..
Bermimpilah cinta..
Dengan segenap rasa..
Kini tibalah saatnya.. kita harus berpisah..
Maafkanlah aku.. yang tak bisa menunggu..
Lupakan saja diriku.. untuk selama-lamanya..
aa.. haaa.. aaa.. huuuu…
www.thejeo.blogspot.com
Teguh Sukaryo, Seorang Pianist Tanah Air yang telah menciptakan berbagai Harmony -harmony indah dan telah di akui oleh Dunia lewat karya -karya instrument nya, dirinya telah menjadi pianis terbaik yang mengalahkan para pianis dari 26 negara a.l. Jerman, AS, Italia, Prancis, China, dan Jepang.Namun Sayang, sosok Teguh belum begitu akrab terdengar bagi kaum kaum awam di Indonesia,
Sukaryo mendapat pujian dari banyak negara karena menampilkan harmoni, emosi dan teknis sempurna. Sentuhan jarinya pernah membius pendengar di Belanda ketika dipancarluaskan lewat radio dan televisi.
Teguh Sukaryo belajar piano pada sejumlah suhu a.l. Jon Kimura Parker, Peter Takacs, Michael Gurt, dan Carmel Lutton. Dia juga sempat ditangani Byron Janis dan Einar-Steen Nokleberg.
Kemampuan peraih beasiswa Joseph and Ida Kirkland Mullen itu kini ditularkan pada beberapa pianis a.l. Paul Polivnick, Anton Krager, dan Frank Wickes. Selain itu dia aktif mengajar di Rice University Preparatory Program.
Sukaryo lulus dengan predikat BMus untuk Penampilan Piano dari Sekolah Musik Newcastle (NSW) Australia pada 1998. Dari tempat itu dia meraih penghargaan tertinggi untuk penampilannya.
Empat tahun lalu Sukaryo meraih gelar Beethoven Prize di ajang Grieg International Competition for Pianists di Oslo, Norwegia dan berhak atas beasiswa penuh ke sekolah musik top di AS, Oberlin Conservatory.
source : dari berbagai sumber

Berikut ulasan sekilas tentang sosok Teguh Sukaryo.
BIOGRAPHY OF TEGUH SUKARYO, Concert Pianist
(Versi Bahasa Indonesia)

Adalah kecintaan yang sejati terhadap musik, yang dipadukan dengan talenta, hasrat artistic, cita rasa, kejujuran dan kerendahan hati, yang telah membawa Teguh Sukaryo untuk tampil di berbagai negara, termasuk USA, Eropa dan Australia. Misinya adalah untuk menyentuh setiap hati dengan lembut dan rasa kepedulian, seperti yang diimpikannya: “Dunia yang harmonis, berlimpah kedamaian, cinta dan suka cita”. Sembari mengejar misi ini, berbagai media dan kritik turut memberi kesaksian perihal karya Teguh:

“Master pianist. Teguh Sukaryo gave phenomenal recital. He showed fabulous technique and sensibility. Great imagination..with temperament and visible passion.” Airplay Radio en IJssellandTV, Netherlands

“Tremendous personality. Wonderful imagination.” Byron Janis, legendary pianist

"Marvelous,...a gem,..an example of grand. Teguh has the fantasia and technique to reach to the Absolute Top" NoordHollands Dagblad

“Now captivating..now hypnotizing” Kompas, Indonesia

"Climactic craze. Electrifying and full of spirit" Koran Tempo

“An enchanting piano playing which travels through time and space…striking and very memorable” Arts Indonesia

“A Star. World class pianist.” Suara Merdeka

“World top 15” Bali Post

"World Master Pianist, Perfect Presentation of Combined Harmony and Emotion. Anesthetized music lovers. The sound he produced was a reminiscence of beautiful symphony" Kaltim Post


Teguh Sukaryo lulus S1 pada bidang Piano Performance dari Newcastle Conservatorium of Music, Australia. Disana dia mengambil Double Performance Strand dan selalu mendapat nilai tertinggi, yaitu High Distinction. Dikenal memiliki kemampuan artistry tinggi dan teknik yang handal, Teguh menperoleh beasiswa penuh dan berbagai penghargaan untuk melanjutkan seluruh studinya di USA, seperti di sekolah-sekolah terkemuka: Oberlin Conservatory, yang mana dia mendapat gelar Artist Diploma; Rice University/Shepherd School of Music, Master of Music; and Louisiana State University, tempat Teguh sedang menyelesaikan gelar Doktoralnya (DMA, Doctorate of Musical Arts). Tahun 1997, Teguh memperoleh Top Prize di Armidale Open Piano Competition, NSW, Australia; Tahun 2000, Chamber Music Scholarship and award di Sewanee Summer Music Festival, USA; Tahun 2005, “Beethoven Prize” di Grieg International Competition for Pianists, di Oslo.

Teguh Sukaryo belajar dengan pianist kenamaan dan guru besar di Amerika, Eropa dan Australia, antara lain Jon Kimura Parker, Peter Takacs, Michael Gurt, and Carmel Lutton. Teguh juga dilatih oleh pianist legendaris Byron Janis dan Einar Steen-Nokleberg. Selain dibidang piano, Teguh juga menekuni dunia conducting. Guru-gurunya antara lain Prof. Paul Polivnick, Prof. Anton Krager, dan Prof. Frank Wickes.

Bakat dan dedikasi Teguh dalam dunia pendidikan musik juga sangat kuat. Teguh sering memberi workshop dan masterclass di berbagai tempat, baik di dalam maupun luar negeri. Seorang Joseph and Ida Kirkland Mullen Fellow, Teguh telah mengajar di department Prepatory Program di Rice University, Houston, USA. Banyak murid-murid yang terinspirasi dan mendapat nilai tertinggi pada ujian akhir tahun mereka. Diantaranya berhasil lolos audisi masuk di konservatori-konservatori bergengsi di Amerika Serikat.

CD perdana Teguh yang berjudul “Teguh Sukaryo plays Mompou, Brahms, & Mussorgsky” tersedia di took-toko CD, dan mendapat sambutan hangat dari para pencinta music klasik di tanah air. Menyusul segera tahun ini 3 (tiga) CD baru Teguh yang berjudul “Scenes of Childhood”, “Burgmuller Op. 100” dan “Burgmuller op. 109” lengkap dengan partiturnya.

Teguh lahir dan besar di Purwokerto, Jawa Tengah. Dia mencintai Indonesia, baik budaya dan manusianya. Teguh juga sangat mencintai alam, seni, dan kemanusiaan. Dia suka bergaul dengan siapa saja dan dengan semua kalangan. Tahun 2010 Teguh mengadakan Nusantara Tour 2010 diberbagai kota di Indonesia, termasuk Jakarta, Surabaya, Jogjakarta, Denpasar, Makassar, Balikpapan, Purwokerto, Kupang, dll dalam rangka penyebaran musik klasik di tanah air tercinta Indonesia. Teguh Sukaryo adalah pencipta dan Artistic Director group Musik Klasik Indonesia di facebook. Group dengan lima ribu anggota yang merupakan group musik klasik yang paling aktif, edukatif dan informatif.



http://www.facebook.com/teguh.sukaryo
www.thejo.blogspot.com
Dewa Budjana - Kapanlagi.com
Sudah dua tahun belakangan ini pemain gitar band Gigi, Dewa Budjana aktif berbagi ilmu bersama anak muda yang memang berniat belajar musik. Pengetahuan musik Budjana disalurkan melalui sekolah musiknya, Guitar School of Indonesia (MSI) dan dikembangkan menjadi Music School of Indonesia (MSI).

Menurut Budjana, untuk mengangkat perkembangan musik Indonesia yang lebih maju lagi, dirinya harus berbagi pada orang lain. Banyak pelajaran yang diberikan pada siswanya. Bukan saja memberi materi permainan gitar atau mengasah skill individu, tapi Budjana memberi pengalaman bermusik selama bersama Gigi. Setiap satu bulan sekali, Budjana memberikan workshop.

"Sistemnya tidak seperti sekolah, tapi lebih memberi workshop. Saya juga memberi ruang pribadi pada mereka yang memang serius untuk bermusik," ujar Budjana saat ditemui di acara konferensi pers Grand Launching Music School of Indonesia (MSI) di atrium Plasa Semangi, Jakarta, Minggu (19/9) malam.

Bukan hanya anak muda yang dapat belajar atau mengasah kemampuan memainkan sebuah alat musik, tapi anak-anak dan orang tua pun dipersilakan.

"Banyak orang kantoran yang meluangkan waktu belajar musik. Jadi siapa saja, tidak tertutup orang tua,” ungkapnya.

Budjana beralasan, belajar memainkan alat musik ini bukan saja untuk mengembangkan karier di dunia seni musik, tapi juga sebagai hobi.

"Setiap bulannya kita adakan pentas seni dan semuanya terlibat. Kita juga menghadirkan bintang tahu. Sehingga kemampuan individu semakin terasah,” ujar Budjana

kapanlagi.com 
www.thejeo.blogspot.com
 
Tampaknya The Upstairs yang saat ini digawangi Jimi Multhazam (vokal), Andre 'Kubil' Idris (gitar), Pandu Fathoni (bass dan synth), Krishna (keyboards dan synth) dan Beni Adhiantoro (drum) tak ingin berlama-lama untuk meluncurkan karya terbarunya sekaligus sebagai test case personel baru pengganti Alfi Chaniago yang keluar karena mendalami agama dan Dian Marayana yang menikah dan menekuni bisnisnya.
The Upstairs kembali meneror kita untuk berdisko darurat serta berdansa resah dengan single terbarunya yang di sebarkan gratis dan bisa di download di http://theupstairs3.tumblr.com/.
Single ini selain mencantumkan 1 lagu baru yang berjudul Menara Lara ada dua lagu daur ulang Rocketship Goes By dari Goodnight Electric dan satu lagu daerah Sumatera Barat yang populer di tahun 70-an berjudul Kampuang Nan Jauh Di Mato yang dulu juga sempat di populerkan oleh Chiquita Meidy di tahun 90-an.
Track Menara Lara membuka dan menyapa kita dengan beat-beat yang dance able. Dengan permainan synthesizer Krishna yang meruang dan mengisi di setiap celah lagu berpadu dengan petikan gitar Kubil membuat lagu ini tampak padat.
Kali ini tak ada suara latar cewek, dari Dian Marayana yang biasa kita dengar di lagu-lagu The Upstairs sebelumnya dan di ganti dengan suara latar cowok dari Beni dan Pandu, dan ternyata menarik untuk di dengar. Di bagian tengah lagu terdapat jeda musik yang hanya menampilkan solo synthesizer dan diimbuhi dengan solo bass dari Pandu serta penambahan clapping hand yang akan meningkatkan atmosfir energi apabila nanti di mainkan live.
Di track kedua The Upstairs mengkover lagu Rocketship Goes By dari band elektro pop asal Jakarta, Goodnight Electric. Dengan tanpa menghilangkan aransemen pop yang kental, lagu ini dimainkan lebih pelan dan lebih nge-pop dari aslinya yang sedikit bertempo cepat. Permainan synthesizer yang rapat memasuki seluruh celah lagu masih mendominasi.
Dengan bunyi-bunyian yang mengawang-awang memberikan penegasan lagu ini. Hook melodi yang catchy dan tak terlalu rumit menjadikan lagu ini mudah diingat dan disenandungkan. Aransemen musik di lagu ini sangat terasa penghayatannya hingga mudah menangkap makna lagu yang bertemakan patah hati ini. Satu lagi, vokal Jimi berbeda sekali dengan yang biasa kita dengar dan hampir menyerupai dengan penyanyi aslinya Henry Foundation.
Apa jadinya bila lagu daerah seperti Kampuang Nan Jauh Di Mato yang dinyanyikan Oslan Hussein di tahun 70-an di remix dengan musik disco new wave tahun 80an. Dengan nuansa psychedelic dan ruang angkasa yang diperoleh dari bunyi-bunyian synthesizer yang mengisi lagu ini.
Tampak kekuatan 3 single ini berada di permainan synthesizer Krishna yang ciamik dan sangat klop ketika berpadu dengan instrumen lain hingga menjalin chemistry untuk menghasilkan karya yang bagus. Melekat di benak kita ketika mendengar lagu yang dulu dipopulerkan oleh Chiquita Meidy yang dinyanyikan dengan nada ceria menjadi sedikit agak aneh ketika dipoles oleh The Upstairs.
Secara keseluruhan single ini mampu mempresentasikan seperti apa nanti aransemen musik mereka di album terbarunya yang harus kita nanti dan miliki.

Tracklist:
1. Menara Lara
2. Rocketship Goes By (Goodnight Electric Cover)
3. Kampuang Nan Jauh Di Mato
KapanLagi.com - Oleh: Fajar Adhityo

www.thejeo.blogspot.com
Jakarta - Dunia musik Indonesia semakin berwarna dengan munculnya band-band pendatang baru dengan aliran musiknya masing-masing. Band asal Pekanbaru, Geisha, mengaku tidak takut dengan persaingan di industri musik Indonesia.

"Kita senang industri punya banyak genre musik, kita jadi terpacu untuk bikin musik yang lebih jagoan lagi. Kita nikmati banget persaingan musik ini," ujar sang vokalis, Momo yang ditemui usai mengisi acara 'Dahsyat', di studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (21/9/2010).

Band yang berdiri pada Desember 2003 itu mempunyai keinginan untuk terus eksis di blantika musik Indonesia. Untuk itu, Geisha selalu berusaha membuat musik yang mudah diterima pasar tetapi tetap menonjolkan ciri khas musik mereka.

Saat ini band yang terkenal lewat lagu 'Jujurlah Padaku' itu sedang mempersiapkan album kedua. Album terbaru mereka tersebut diperkirakan rampung pada Oktober mendatang.

"Di album ini ada sedikit perbedaan dari album pertama, kita lebih explore dalam hal musikalitas," jelasnya.
music.detikhot.com 
www.thejeo.blogspot.com


JAKARTA,Duo musik yang terdiri dari istri dan suami Endah N Rhesa telah siap untuk segera meluncurkan album kedua mereka, Look What We've Found. Endah menjanjikan, dalam album kedua itu mereka akan menyajikan lagu-lagu dengan musik bernuansa Afrika dan Karibia.

"Album kedua ini terinspirasi dari daerah pantai dan hutan dan lagu-lagunya bernuansa Afrika dan Karibia,"  terang Endah.

"Tuimbe", single pertama dari album tersebut, direncanakan akan keluar bersamaan dengan rilis album kedua mereka pada 26 September 2010. "(Klip video) single pertama sudah jadi, tinggal disebar aja. Tapi, nanti kita baru lihat kalau CD-nya juga sudah dirilis," sambung Endah.

Diakui oleh Rhesa, dalam album kedua itu mereka masih akan menyuguhkan lagu-lagu berbahasa Inggris. "Bukannya enggak cinta Indonesia, tapi kami memang sudah mengonsep dari awal, tiga album pertama kami merupakan trilogi. Tapi, sekarang kami lagi garap musik untuk film yang disutradarai oleh Eugene Panji dan itu semua berbahasa Indonesia kok," jelasnya.

Endah N Rhesa juga mengatakan bahwa konsep Afrika dan Karibia untuk album tersebut berasal dari pemikiran mereka berdua. Mereka kerap mendengarkan musik-musik yang bernuansa Afrika, seperti musik milik Richard Bona, ketika mengerjakan album itu.
KOMPAS.com
www.thejeo.blogspot.com


Saat emosi, atau menghadapi persoalan, manusia kerapkali mengambil reaksi yang salah pada persoalan yang terjadi, keadaan yang berlaku jadi tak terkendali diluar pikiran jernih.Dalam keadaan marah dengan pacar anda, anda keluar dari mall untuk mencari parkir motor, anda bingung dalam pencarian motor anda. Alhasil anda akan terlihat seperti orang bodoh yang terlihat seperti kehilangan motor anda sendiri. Saat-saat tersebut membuat kita kehilangan kendali atas diri dan mengkondisikan diri diluar akal sehat pemikiran kita.
Teori The Secret mengatakan, partikel-partikel di tubuh ini disusun oleh energy- energy yang bermacam-macam, yakni, energi positif dan negatif. Pengaplikasian elemen energy positif akan menghasilkan hasil yang positif, yang juga sebaliknya. Maka tidak jarang saat kita marah atau berada dalam persoalan, nafas kita tersendat-sendat. Hal ini merupakan contoh kecil dari efek energy negatif.
Dari pandangan diatas, alangkah baiknya, menghadapi persoalan yang ada dengan kepala dingin, yang kalau diperlukan, ambillah nafas panjang dan buang perlahan-lahan. Cara ini biasa digunakan sebagian banyak orang untuk mengatasi perasaan skeptis yang ada.
Cara ampuh yang bisa kita gunakan untuk meminimalisir pikiran negatif yakni dengan mendengarkan musik. Musik dapat mempengaruhi motorik psikologis, mental, dan emosi. Di zaman Turki kuno, yakni dinasti Ottoman, musik dipakai sebagai therapy yang ampuh yang bisa melahirkan mood dan mental yang baik disetiap kesempatan, Raja-raja Ottoman menggunakan musik sebagai theraphy bagi mereka, bahkan rumah sakit-rumah sakit di Turki kala itu menggunakan musik sebagai medium penyembuh.
Mainkan musikmu, apapun dibalik pikiranmu, mainkan Genre musik yang kau sukai, Lets Play dude!!!Dibalik semua itu ada hal yang lebih harus kita utamakan, yakni bersembah sujud untuk Sang Esa dimana kekuatanNYa paling besar untuk penciptaan dan prosesnya untuk penyembuhan diri. (Rian)
oleh : Roka
http://kesehatan.kompasiana.com/group/alternatif/2010/08/13/mediasi-medis-lewat-musik/
www.thejeo.blogspot.com