Tampilkan posting dengan label Band. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label Band. Tampilkan semua posting
Antik
Chord Antik - Memutar Waktu, Berbagi kumpulan chord gitar lagu indonesia dan manca, lirik lagu dan chord antik band - memutar waktu, ckunci hord Lagu Antik memutar Waktu, kunci gitar  Memutar Waktu, Download Lirik kunci gitar chord Antik Memutar Waktu, Lirik Antik Band Telah habis kata-kata ‘tuk membuatmu percaya Bahwa aku disini Tak berubah untukmu Menjadi yang engkau mau Dulu aku pernah salah Membuat hatimu lelah Dan selalu ku ulangi Hal yang tak kau sukai Seakan kau tak berarti Reff: Andai waktu ini dapat ku putar Dan ku kembalikan engkau disisiku Sayang semua terlambat Hanya tinggal penyesalan bagiku Back to Reff: Telah habis kata-kata ‘tuk membuatmu percaya Back to Reff: Andai waktu ini dapat ku putar Dan ku kembalikan engkau hanya disisiku Sayang semua terlambat Hanya tinggal penyesalan bagiku Bagiku Penyesalan bagiku

Chord Gitar Lagu Antik Band - Memutar Waktu

Intro : Em D G, Em D C


C                   D

Telah habis kata-kata

C                    D
‘tuk membuatmu percaya

          Em
Bahwa aku disini

            A
kan berubah untukmu

                 C    D
Menjadi yang engkau mau

C                  D
 Dulu aku pernah salah

C                 D
Membuat hatimu lelah

              Em
Dan selalu ku ulangi

                 A
Hal yang tak kau sukai

               C     D
Seakan kau tak berarti

[Reff]

         C              D
Andai waktu ini dapat ku putar

               G         F#m     Em
Dan ku kembalikan engkau   disisiku

             C
Sayang semua terlambat

  D                        Em
Hanya tinggal penyesalan bagiku


Interlude ; C G Am Em C G Am Em C


C                   D

Telah habis kata-kata

C                    D
 ‘tuk membuatmu percaya

Kembali Ke : [Reff]

Outro :


    C D     C D
Bagiku  bagiku

               C D Em
Penyesalan bagiku

Download Lagu Antik - Memutar Waktu

Antik Band

Free Download Lagu Antik Band - Memutar Waktu, download it free. Plz, use this song as a Ring Back Tone(RBT), Nada Sambung Pribadi(NSP) or I-Ring. and don’t forget to purchase the Original Cassette or CD from their album, for respect the song creator and the singer. This file is not in our server, but we found on the search engine like google, etc. antik memutar waktu, lagu antik band memutar waktu, gratis download lagu memutar waktu, free download antik memutar waktu mp3, lagu terbaru antik band, mumutar waktu 2011




>>> Download Lagu Antik Band - Memutar Waktu <<<

 Chord Lagunya ada disini
 
Lirik Lagu Antik Band – Memutar Waktu

Telah habis kata-kata
‘tuk membuatmu percaya
Bahwa aku disini
Tak berubah untukmu
Menjadi yang engkau mau

Dulu aku pernah salah
Membuat hatimu lelah
Dan selalu ku ulangi
Hal yang tak kau sukai
Seakan kau tak berarti

Reff:
Andai waktu ini dapat ku putar
Dan ku kembalikan engkau disisiku
Sayang semua terlambat
Hanya tinggal penyesalan bagiku

Back to Reff:

Telah habis kata-kata
‘tuk membuatmu percaya

Back to Reff:

Andai waktu ini dapat ku putar
Dan ku kembalikan engkau hanya disisiku
Sayang semua terlambat
Hanya tinggal penyesalan bagiku

Bagiku
Penyesalan bagiku

Related Search :
Antik Memutar Waktu, download lagu memutar waktu, antik band lagu memutar waktu, memutar waktu mp3, free download antik memutar waktu, antik - memutar waktu, 4shared memutar waktu, antik band 4shared mp3, Lirik Lagu Antik memutar Waktu, Lirik Memutar Waktu, Download Lirik Antik Memutar Waktu, Lirik Antik Band


Download Lagu Antik Band - Memutar Waktu

Superman Is Dead
Band punk rock asal Bali, Superman Is Dead mencetak rekor membanggakan dalam sejarah perkembangan musik populer di Indonesia sebagai band pertama yang berhasil menembus chart paling berpengaruh di dunia, Billboard.

Secara tak terduga, Superman Is Dead berhasil menembus posisi #23 di Billboard Uncharted, sebuah chart yang baru saja diluncurkan untuk pertama kalinya oleh Billboard pada 20 Januari lalu di Billboard.com.

“Di posisi No.23, band punk Bali Superman Is Dead berhasil menembus chart Billboard untuk pertama kalinya sejak terbentuk 15 tahun yang lalu. Band ini teken kontrak dengan Sony Indonesia di tahun 2003 dan hingga kini memiliki basis massa penggemar lebih dari 1,6 juta fans dari seluruh dunia di Facebook,” demikian dikutip dari rilis pers Billboard yang diterima Rolling Stone.

Seperti dijelaskan oleh Billboard, chart baru bernama Billboard Uncharted ini menggunakan teknologi pemeringkat bernama Heat Score, sebuah formula online yang mengekspos musik yang diputar via online streaming, page views dan jumlah fans yang ada menurut MySpace Music dan sumber-sumber lainnya yang berhasil dihimpun di antaranya via YouTube, Facebook, Twitter, Last.fm, ReverbNation, SoundCloud, iLike dan Wikipedia.

Billboard Uncharted akan menampilkan 50 artis dari berbagai genre musik (seperti Country, Rock, R&B/Hip-Hop, Latin, dsb.) yang harus terdaftar lebih dulu sebelumnya di MySpace Music dan belum pernah masuk sebelumnya ke dalam chart Billboard apapun agar memenuhi kualifikasi yang telah ditentukan.

Pada berita yang sama sebelumnya, sempat ditulis bahwa Superman Is Dead merupakan artis Indonesia pertama yang berhasil menembus chart Billboard, yang benar mereka adalah band Indonesia pertama yang berhasil menembus Billboard Unchartered.

Anggun adalah artis keturunan Indonesia pertama yang berhasil mencapai posisi No.22 di Billboard Hot Adult Top 40 Tracks untuk lagu "Snow On Sahara" pada 5 September 1998 dan posisi No.16 di Billboard Hot Dance Club Play pada 22 Desember 1998 untuk lagu yang sama. (Rollingstone Indonesia/ist Myspace

Kabar Bagus datang dari dunia musik Indonesia. Dimana, Superman Is dead, band punk rock asal Bali berhasil masuk kedalam chart Billboard Uncharted Territory.
Ini menjadikan Superman Is Dead menjadi musisi Indonesia pertama yang berhasil masuk kedalam tanggalagu Billboard di Amerika Serikat.
Superman Is Dead berhasil menduduki posisi No. 23 di Billboard Uncharted Territory.
FYI, Billboard Uncharted Territory merupakan sebuah chart yang disusun berdasarkan popularias yang diraih lewat social network seperti Myspace, Twitter, Facebook, Last.Fm dan lainnya.
Dan ini merupakan minggu pertama, Billboard Uncharted Territory di buat dan masuk situs Billboard.com
Wow, congrats buat Superman Is Dead dech. Good luck juga yach.***(cc/bs)
img : google
popmaya.com
Rocker Kasarunk

Rocker Kasarunk, Setelah single "Bisa Gila", Rocker Kasarunk--grup yang didirikan Ferdy Tahier bersama rekan-rekan barunya, Acoy (gitar), Vikri Rasta (rapper), Christian (drum), dan Ricky (bas)--kembali akan merilis single baru mereka.
"Ini single yang kedua, judulnya 'Mungkin Satu Kebetulan'. Rencananya, akan kita rilis Februari nanti," kata Ferdy, vokalis Rocker Kasarunk, saat mengunjungi redaksi Kompas.com, Kamis (20/1/2011).
"Mungkin Satu Kebetulan", terang Ferdy, masih berkutat tentang cinta. Bercerita mengenai pengungkapan isi hati, dari pertama ketemu sampai sekarang tetap cinta.
Dibanding kebanyakan lagu yang diciptakannya bersama personel Rocker Kasarunk, terang Ferdy, lagu ini dari segi warna musik memang rada berbeda.
"Kita maunya semua lagu kita up beat, tapi dipikir-pikir kasihan juga pendengarnya, makanya kita buat lagu yang slow. Ini satu dari dua lagu kita yang agak pelan," kata penyanyi yang juga dikenal sebagai vokalis grup band Element ini.
Yang membuat Ferdy dan awak Rocker Kasarunk senang, boleh jadi karena single ini akan menjadi satu dari tiga lagu mereka yang akan menghiasi film barunya Jose Purnomo.  "Ada tiga buah lagu milik kami yang dijadikan soundtrack. Kalau yang dua lainnya disajikan enggak utuh, nah lagu 'Mungkin Satu Kebetulan' yang disajikan penuh, utuh tanpa dipotong," katanya.
Dalam film tersebut, lanjut Ferdy, single ini akan muncul menghisi adegan kilas balik.
Menyinggung keterlibatan Rocker Kasarunk dalam film tersebut, Ferdy mengungkapkan bahwa semuanya berawal ketika ia ditawari untuk membintangi film yang rencananya diberi judul Skandal. "Saya ditawari main untuk jadi bintang utamanya, tapi saya enggak bisa karena ingin fokus di musik, ya akhirnya saya tawarkan bagaimana kalau saya garap lagunya. Kloplah. Jadi mungkin ini suatu kebetulan," ucap Ferdy mengutip judul single-nya itu.
Setelah merilis single kedua nanti, rencananya Rocker Kasarunk akan merilis album mereka yang dibuat dengan konsep mini album. Akan ada enam lagu yang dihadirkan, di antaranya "Bisa Gila", "Cinta Selamanya", "Gantung" dan "Mungkin Satu Kebetulan". "Kasihan kan Para Kasarunk (sebutan untuk penggemar mereka) kalau cuma dikasih RBT, makanya kita akan memberikan lagu-lagu itu secara utuh lewat lewat mini album," katanya.

kompas.com
Pencipta lagu dan gitaris Satriyo Yudi Wahono yang bernama ngepop Piyu (37) terus melangkah. Dia sedang serius mempersiapkan sebuah buku yang menurutnya campuran antara biografi dan kiat-kiat menjadi pemusik atau penyanyi. Terakhir, Piyu sibuk mencari bakat-bakat anyar se-Jawa Timur lewat ”Piyu Padi Search The Next Superband”.
Akhir pekan lalu, di sebuah kantin di bilangan Palmerah, Jakarta, Piyu memperlihatkan rancangan akhir bukunya itu di komputer jinjingnya. ”Buku ini antara lain mengajak semua agar jangan takut bermimpi,” ujarnya.
Sebelum kondang sebagai gitaris bersama band Padi, dia memasuki Jakarta dengan perjuangan keras, termasuk sempat menjadi tenaga cleaning service.
Buku penuh warna setebal 160 halaman itu rencananya akan diluncurkan Januari tahun depan. Di antara rekan-rekannya di band Padi, Piyu memang dikenal paling rajin menyimpan berbagai dokumen menyangkut perjalanan dirinya dan kelompoknya. ”Saya kliping semua dan tertata rapi,” ujarnya.
Bahkan, coretan-coretan di buku saat proses penciptaan sebuah lagu pun masih tersimpan rapi. ”Dulu saya pake buku agenda, belum laptop atau netbook seperti sekarang untuk mencatat semua,” ujar Piyu sambil menunjuk sebuah foto dirinya dengan buku agenda tergeletak di depannya. (ush)

KOMPAS.com -- 
Tampaknya The Upstairs yang saat ini digawangi Jimi Multhazam (vokal), Andre 'Kubil' Idris (gitar), Pandu Fathoni (bass dan synth), Krishna (keyboards dan synth) dan Beni Adhiantoro (drum) tak ingin berlama-lama untuk meluncurkan karya terbarunya sekaligus sebagai test case personel baru pengganti Alfi Chaniago yang keluar karena mendalami agama dan Dian Marayana yang menikah dan menekuni bisnisnya.
The Upstairs kembali meneror kita untuk berdisko darurat serta berdansa resah dengan single terbarunya yang di sebarkan gratis dan bisa di download di http://theupstairs3.tumblr.com/.
Single ini selain mencantumkan 1 lagu baru yang berjudul Menara Lara ada dua lagu daur ulang Rocketship Goes By dari Goodnight Electric dan satu lagu daerah Sumatera Barat yang populer di tahun 70-an berjudul Kampuang Nan Jauh Di Mato yang dulu juga sempat di populerkan oleh Chiquita Meidy di tahun 90-an.
Track Menara Lara membuka dan menyapa kita dengan beat-beat yang dance able. Dengan permainan synthesizer Krishna yang meruang dan mengisi di setiap celah lagu berpadu dengan petikan gitar Kubil membuat lagu ini tampak padat.
Kali ini tak ada suara latar cewek, dari Dian Marayana yang biasa kita dengar di lagu-lagu The Upstairs sebelumnya dan di ganti dengan suara latar cowok dari Beni dan Pandu, dan ternyata menarik untuk di dengar. Di bagian tengah lagu terdapat jeda musik yang hanya menampilkan solo synthesizer dan diimbuhi dengan solo bass dari Pandu serta penambahan clapping hand yang akan meningkatkan atmosfir energi apabila nanti di mainkan live.
Di track kedua The Upstairs mengkover lagu Rocketship Goes By dari band elektro pop asal Jakarta, Goodnight Electric. Dengan tanpa menghilangkan aransemen pop yang kental, lagu ini dimainkan lebih pelan dan lebih nge-pop dari aslinya yang sedikit bertempo cepat. Permainan synthesizer yang rapat memasuki seluruh celah lagu masih mendominasi.
Dengan bunyi-bunyian yang mengawang-awang memberikan penegasan lagu ini. Hook melodi yang catchy dan tak terlalu rumit menjadikan lagu ini mudah diingat dan disenandungkan. Aransemen musik di lagu ini sangat terasa penghayatannya hingga mudah menangkap makna lagu yang bertemakan patah hati ini. Satu lagi, vokal Jimi berbeda sekali dengan yang biasa kita dengar dan hampir menyerupai dengan penyanyi aslinya Henry Foundation.
Apa jadinya bila lagu daerah seperti Kampuang Nan Jauh Di Mato yang dinyanyikan Oslan Hussein di tahun 70-an di remix dengan musik disco new wave tahun 80an. Dengan nuansa psychedelic dan ruang angkasa yang diperoleh dari bunyi-bunyian synthesizer yang mengisi lagu ini.
Tampak kekuatan 3 single ini berada di permainan synthesizer Krishna yang ciamik dan sangat klop ketika berpadu dengan instrumen lain hingga menjalin chemistry untuk menghasilkan karya yang bagus. Melekat di benak kita ketika mendengar lagu yang dulu dipopulerkan oleh Chiquita Meidy yang dinyanyikan dengan nada ceria menjadi sedikit agak aneh ketika dipoles oleh The Upstairs.
Secara keseluruhan single ini mampu mempresentasikan seperti apa nanti aransemen musik mereka di album terbarunya yang harus kita nanti dan miliki.

Tracklist:
1. Menara Lara
2. Rocketship Goes By (Goodnight Electric Cover)
3. Kampuang Nan Jauh Di Mato
KapanLagi.com - Oleh: Fajar Adhityo

www.thejeo.blogspot.com
Jakarta - Dunia musik Indonesia semakin berwarna dengan munculnya band-band pendatang baru dengan aliran musiknya masing-masing. Band asal Pekanbaru, Geisha, mengaku tidak takut dengan persaingan di industri musik Indonesia.

"Kita senang industri punya banyak genre musik, kita jadi terpacu untuk bikin musik yang lebih jagoan lagi. Kita nikmati banget persaingan musik ini," ujar sang vokalis, Momo yang ditemui usai mengisi acara 'Dahsyat', di studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (21/9/2010).

Band yang berdiri pada Desember 2003 itu mempunyai keinginan untuk terus eksis di blantika musik Indonesia. Untuk itu, Geisha selalu berusaha membuat musik yang mudah diterima pasar tetapi tetap menonjolkan ciri khas musik mereka.

Saat ini band yang terkenal lewat lagu 'Jujurlah Padaku' itu sedang mempersiapkan album kedua. Album terbaru mereka tersebut diperkirakan rampung pada Oktober mendatang.

"Di album ini ada sedikit perbedaan dari album pertama, kita lebih explore dalam hal musikalitas," jelasnya.
music.detikhot.com 
www.thejeo.blogspot.com


Sulit dipungkiri, pop urban ala grup bernama Volume ini agaknya banyak dipengaruhi oleh nama-nama beken dari industri musik dunia, sebutlah Jason Mraz dan John Mayer. Daya pikat kedua artis musik beken itu tidak lantas hilang, meskipun band yang digawangi oleh Fawdy Irianto (gitar), Wafda Saifan (vokal), Nico Suryadarma (bas), dan Ryan Hazairin (drum) ini tidak lantas menduplikasinya mentah-mentah sebagai musik mereka.


 
Single pertama "Hey Cantik", misalnya. Lagu itu dijadikan nomor perkenalan dari Volume. Secara musikalitas, Volume lumayan keren dan jauh dari kesan plagiat. Single tersebut disuguhkan dengan tempo medium beat oleh permainan gitar dari Fawdy dan betotan bas Nico, serta gebukan drum Ryan, yang konstan dan terasa power-nya. Begitu musik ini mulai bergetar, muncul vokal Wafda, yang soft dan manis mengiringi lagu.
Bosan kan dengan lirik bertema selingkuh melulu? Nah, soal lirik, "Hey Cantik" unik—mengisahkan seorang playboy yang gagal total menaklukkan hati perempuan pujaannya. Ternyata, performa sang playboy masih kalah kuat untuk membuat perempuan cantik itu meninggalkan kekasihnya. Playboy tersebut benar-benar KO!

Berdiri pada 2008, Volume memang belum disertai dengan sodoran album utuh. Mereka baru mengeluarkan sebuah single, "Hey Cantik". Mereka mengaku, album perdana mereka sudah siap, tetapi sengaja untuk melepas langkah awal mereka hanya dengan single plus klip videonya yang sudah bisa dinikmati di televisi.

Nah, akankah grup yang mengaku mematangkan diri sebagai band sekolah ini bisa memperoleh peruntungan yang mantap ke depan?
entertainment.kompas.com
www.thejeo.blogspot.com
Jakarta - Band The Brandals menjadi salah satu pengisi acara dalam 'Baybeats Festival' di Singapura. Yuks ikuti curhat perjalanan The Brandals, langsung dari sang vokalis, Eka Annash.
Eka Annash lewat surat elektroniknya kepada Detikhot, Senin (6/9/2010) curhat tentang perjuangan The Brandals untuk bisa bergabung dalam festival tersebut. Ternyata butuh waktu dua tahun buat mereka untuk mewujudkan hal tersebut. Awal 2008, The Brandals menerima email undangan tampil dari salah satu staf Esplanade (organizer venue di mana 'Baybeats' digelar). Hingga akhirnya The Brandals baru bisa tampil pada 22 Agustus lalu.

Sabtu, 21 Agustus 2010

Kami berangkat Sabtu (21/8) siang dan tiba di Changi Airport sekitar pukul 4 sore waktu Singapura. Sebuah mini van dari panitia sudah menunggu untuk mengantar kami ke hotel Royal Queen di daerah Bras Basah. Setelah berbuka puasa di Bugis (Maghrib tiba pukul 7.15 di Singapura!) kami langsung melangkah menuju Esplanade. Berjalan sejauh hampir 1,5 km dan diteruskan melalui underpass yang membawa kami muncul langsung di lobi Esplanade untuk menikmati pertunjukan 'Baybeats'.

Di situ digelar Chill Out stage di mana musisi dan band yang tampil cenderung lebih downbeat dan eksperimental. Kami melanjutkan perjalanan untuk mengecek Powerhouse Stage. Walaupun agak sulit bergerak karena ramainya pengunjung, kami sampai juga di areal Powerhouse yang sedang digempur oleh Chicosci, band emo asal Fillipina. Di tengah-tengah set tiba-tiba saja Chicosci menyanyikan salah satu lagu Carrie Underwood yang membuat kami mengernyitkan dahi sambil berpandangan aneh. Are they for real?

Panggung Powerhouse adalah panggung terbesar di areal Esplanade yang sepertinya memang diperuntukkan penampilan line-up dengan musik lebih keras dan agresif. Panggung sebesar 10x6 m ini tampak megah disiram tata lampu bermacam warna dengan sound system minimal 30 ribu watt yang terdengar menggelegar maksimal. Tidak sabar rasanya ingin menjajah panggung.

Sekitar pukul 10.30 malam kami memutuskan untuk kembali ke hotel untuk istirahat. Sempat berhenti sebentar di City Hall untuk makan malam, kami kembali berjalan ke hotel. Menikmati megahnya arsitektur gedung sekitar dan mengagumi tata letak kota Singapura yang tampaknya tidak pernah berhenti untuk direnovasi dan diperbaiki kualitasnya. Tidak habis kami berpikir jauhnya jarak waktu yang harus dicapai pemerintah daerah Jakarta untuk bisa mencapai keteraturan struktur kosmopolitan Singapura. Mungkin baru bisa tercapai 5 atau 6 generasi di bawah kami. Itupun kalau Jakarta belum tenggelam dilalap Laut Jawa.

Minggu, 22 Augustus 2010

Kami berangkat menuju Esplanade untuk sound check yang dijadwalkan pukul 12.30 bersama LO kami, Sham. Sampai di sana, Sham membawa kami ke areal underground, terletak tepat di bawah Esplanade yang cukup luas. Setibanya di venue, semua terlihat kompeten sebagai teknisi dalam menghandle instrumen. Efektif dan efisien, jadwal sound check selesai tepat dalam waktu 1 jam.

Tepat pukul 6 kami berangkat menuju Esplanade. Sampai di venue, kami langsung digiring ke backstage untuk bersiap. Di panggung ada The Zozi asal Malaysia yang sedang beraksi hingga tepat pukul 7 maalm. Ada jeda sekitar 30 menit antar line-up diberikan untuk mengatur alat. Di ruang artis belakang panggung kami sibuk menaburkan bedak ke sekujur badan (trik yang kami curi dari Nine Inch Nails di tur 'Downward Spiral') sehingga seluruh ruangan tertutup kabut putih. Walaupun sudah ada larangan karena khawatir lantai panggung akan licin, tapi kami nekat. What the heck, kalau sudah terlanjur mau diapain? hehehe..

Sekitar pukul 7.30 kami naik pentas. Membuka set dengan lagu 'Start Bleeding!' yang akan dirilis di album berikut. Tentu saja tidak ada satu-pun penonton yang kenal lagu ini, tapi semua terlihat takjub terpaku pandangannya ke panggung melihat penampilan The Brandals yang mirip mayat baru keluar dari kubur. Eka tampil lengkap dengan jubah drakula dan memprovokasi penonton dengan sindiran dan banyolan untuk membuat penonton bergerak.

Di satu titik ada kerumunan kecil yang tampaknya WNA asal Eropa/Amerika yang terlihat agresif bergerak dan bergoyang di tempat. Lagu demi lagu dengan intensitas tinggi menghajar penonton. Serangkaian track yang diambil dari 3 album The Brandals seperti 'City Boy', 'Moonlight Child', 'Vague n' Hollow' serta nomor baru Love Detox dimainkan. "Does anyone here drink and did drugs?" tanya Eka di jeda lagu dan kontan kumpulan bule tadi mengangkat gelas mereka sambil berteriak "YEAAHH!!!"

Sekitar 30 menit The Brandals menggempur total 7 lagu dengan sambutan antusias dari penonton. Walaupun ini adalah penampilan kedua di Singapura (pertama kali di Art House tahun 2007), masih banyak mungkin yang belum kenal The Brandals. Tapi itu tidak mengurangi tingginya respon untuk bergerak. Lagu penutup 'Black Boy Dynamite Blues' mengajak  koor massal menjadi klimaks orgasme memuaskan antara personel dan penonton.

Selesai membereskan instrumen, kami pun menyelinap ke belakang panggung untuk bertemu Igor Cavalera dan istrinya Laima Leyton yang ternyata sangat ramah. Kami melihat penampilan Mixhell di 15 menit pertama yang berhasil mengangkat histeria penonton dengan hasil mixing electro/ baile funk / tropicalia plus Igor yang menghajar drum set tanpa ampun.

Setelah menyantap makan malam di food stall, kami memasuki bis, ternyata sudah ada 2 orang bule yang tadi berteriak-teriak saat kami tampil. Pasangan cewek-cowok ini langsung menyapa dan memuji penampilan The Brandals. "Awesome man! You've killed it! It was great!" begitu kata mereka.

Setelah berkenalan, kami kaget bukan kepalang karena ternyata dua orang ini adalah Dan Boeckner & Alexei Perry, personel Handsome Furs yang juga tampil malam itu di Arena Stage. Dari obrolan juga ternyata kami baru tahu kalau Boeckner juga personel Wolf Parade dari label Sub Pop Record.

Satu hal yang membuat kami kagum adalah mereka sangat luar biasa ramah. A genuine music fans who enjoy new experience and meeting new bands. Bandingkan dengan musisi Indonesia yang baru populer taraf lokal tapi arogannya sudah selangit. Sampai di hotel kami sempat berfoto sebelum berpisah, menjadikan penutup misi yang memuaskan. Rocking out the 'Baybeats', meeting Igor Cavalera and a brief chit chat with Handsome Furs. A Good day's worth of work! Until our next gig then! 
music.detikhot.com 
www.thejeo.blogspot.com


Jakarta - Tahun 2011 mendatang GIGI band akan menginjak usia 17 tahun. Di umur 'ABG' itu GIGI akan persembahkan album spesial untuk penggemarnya.

Album 17 tahun GIGI itu sudah mulai digarap para personelnya, Armand, Thomas, Budjana dan Hendy. Mereka siap segera masuk studio untuk merekam lagu-lagu tersebut.

"Sudah dibikin lagunya, tinggal rekaman aja," kata sang bassis, Thomas Ramdhan, saat berbincang dengan detikhot di Kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Rabu (1/9/2010) malam.

Menurut Thomas, album band yang berdiri pada Maret 1994 itu termasuk hal yang spesial. Rencananya akan ada 25 lagu di album tersebut. GIGI juga menyeimbangkan materi-materi yang dibawakan secara akustik dan elektrik.

"Spesialnya, ada 12 lagu baru dan lainnya lagu lama. Kita berakustik dan berelektrik di album itu," kata Thomas.

Sayangnya Thomas belum ingin banyak membocorkan soal penggarapan album tersebut. Bahkan judul dan konsepnya pun masih dirahasiakan.

"Judul belum lah, nanti aja. Masih proses mau rekaman juga. Benang merah juga, setelah jadi, baru deh ketahuan," jelasnya.

Di tempat yang sama sang vokalis, Armand Maulana juga menjelaskan soal album 17 tahun GIGI itu. Katanya album tersebut juga sebagai rasa syukur GIGI masih bisa bertahan di tengah industri musik Indonesia.

"Semoga kita bisa terus eksis dan nggak pernah puasa dalam berkarya," pungkas Armand.
music.detikhot.com
www.thejeo.blogspot.com


Jakarta - Rambut warna-warni dan make-up ala band Jepang jadi ciri khas band J-Rocks di awal kemunculannya. Kini setelah berkarir di dunia musik selama 7 tahun, J-Rocks hampir tidak pernah lagi bergaya seperti itu.

Rasa rindu ternyata dirasakan para personel J-Rocks. Banyak yang menanyakan kepada mereka pula, mengapa tidak lagi fashionable seperti dulu.

"Dulu mungkin manggung seminggu dua kali. Sekarang bisa setiap hari. Pengen istirahat dulu rambutnya. Kasihan juga kalau kena pewarna dan hairspray terus," ujar Wima, bassis J-Rocks, ketika berbincang dengan detikhot baru-baru ini.

Soal rambut dan dandanan memang tidak lagi terlalu dipikirkan band yang digawangi Iman, Wima, Anton dan Sony itu. Namun soal pakaian, mereka masih suka berinovasi. Walaupun tidak seekstrim dulu.

"Banyak yang berharap kita kayak dulu lagi. Karena kita dikenalnya dengan gaya itu. Mungkin buat next-lah. Sekarang lagi pengen agak kalem. Warna-warninya agak dihilangkan," jelas Wima.

Pelantun hits 'Lepaskan Diriku' itu tengah menyiapkan album keempatnya. Rencananya awal tahun mendatang album tersebut sudah bisa dilepas ke pasaran.
music.detikhot.com
www.thejeo.blogspot.com


Entah sampai kapan band /Rif akan bertahan di dunia musik. Namun Andy cs mengaku akan meniru semangat almarhum pelukis Affandi yang terus menekuni profesinya sampai akhir.

"Seperti pelukis Affandi, kami akan bermusik terus sampai akhir," ujar Magi, drummer /Rif, ditemui di studio 6 RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (2/9/2010).

Untuk menyatukan hati mereka, Andy, Magi, Jikun dan Ovy menganggap band sebagai keluarga. Mereka berbagi kesenangan dan cerita setiap saat. Namun bukan dalam waktu rutin.

"Di waktu luang, kita ketemu di bar. Ngobrol sana sini. Jadi itu tradisinya party terus, senang terus. Dari situ barulah muncul rencana," tutur Andy sang vokalis.

Bicara kesuksesan, band yang akan berusia 17 tahun itu mengaku belum merasakannya. Musik adalah bidang yang paling dicintai mereka, maka /Rif berkomitmen tidak akan meninggalkan.
music.detikhot.com
www.thejeo.blogspot.com


SID, punk rock pioneers of Bali, were born and bred in Kuta Rock City. The band is three chord attitude-heavy young men, by name : Bobby Kool (lead vocal, guitar, a dog lover and a graphic designer) , Eka Rock (low ridin' family man, beer drinker, laid back bass and backing vocal and a warm smilin' Rock 'N Roll bandman, IT warior) , Jrx (low ridin' beer drinking Rock 'N Roll prince charming, drummer and a hairwax junkie, Bar owner)

The name 'Superman is Dead' started its' evolution from Stone Temple Pilot's "Superman Silvergun". The name moved on to "Superman is Dead" cause they like the idea that there's no such thing as a perfect person out there.
SID actually stumbled together in '95, drawn by their common love of Green Day and NOFX. Their influences soon extended to the punk 'n roll genre a la Supersuckers, Living End and Social Distortion, and here they stay. They say what they wanna say, how they wanna say it. In your face, to say it precisely.

SID public image, self described, is "Punk Rock a Bali" (think raw energy of NOFX vs Social Distortion supersonically fueled with beer-soaked Balinese Rockabilly attitude).
History ? SID produced their first three albums independently (the boys worked years of crappy night jobs), with fabulous, small scale indie labels 1997 "Case 15", 1999 "Superman is Dead", 2002 "Bad Bad Bad"(mini album, 6 tracks).

In March 2003, SID finally signed with Sony-BMG Indonesia after extended negotiations regarding their right to sing the majority of their tracks in English and have full artistic rights over their 'image'!! With that decision they single handedly became the first band from Bali to be invited to sign with a major recording label in Indonesia, the first band in their nation (to my knowledge) to be recording majority of songs in English and the first punk band in Indonesia to get the national exposure and promotion that working with a major label in a third world country provides. And so the history of Indonesian Punk Rock begins!

And as for the question that everyone wants to know, the infamous bomb in Bali happened about 75 M from their home, hangout center, punk rock boutique, bar and rehearsal studio that is also Jrx' house, in the heart of Kuta.
After panel beating back the rolling doors of the studio and shifting a little debris, rehearsals continued as usual. Yeah, they saw a lot, it sucked big time, but its' not gonna stop 'em!

And where are they now? At the end of 2002, one of the more respectable music mags here cited SID as "The Next Big Thing" for 2003. With the release of their fourth album "Kuta Rock City" followed by major air play nationally and in some countries overseas, coupled with the instant popularity of their newest film clip.

SID suddenly find themselves touring continuously throughout Indonesia. Last week they were in four major Indonesian cities, on three islands, in 7 days! Sometimes playing for free at underground scene clubs, sometimes at street skate parties or alternative band festivals, at lots of universities and even occasionally at "classy" venues who would have probably denied them entrance years ago!
Which means more beers for all.

In 2003 SID even got a mention in Time Asia.
They also won a few music awards “MTV Awards for The Best New Artist 2003”, “AMI Awards for The Best New Artist 2003” and nominated again in “AMI Awards 2006 for The Best Rock Album”.

October 2007, they did an amazing Australian tour, 8 cities, 16 gigs, 33 days with their strong D.I.Y work ethic.

June – July 2009, Superman Is Dead held An American Tour, 16 Gigs in 16 cities. 11 gigs of them were the ‘ Vans Warped Tour’ and the last 5 gigs were ‘From Bali With Rock’. They did a very hard work to succeed this excited tour, had crossed the big land from westcoast to eastcoast and got back to westcoast.

SID had share stages with international bands such as International Noise Conspiracy, NOFX, MXPX and Hoobastank.
They remain proud, boys from the streets of Kuta with a love of punk rock, beers and a good time. Ready for whatever comes next, excited about the next gig.

LANGKAH FENOMENAL SID
• August 2002, Openning Act Hoobastank, Hard Rock Hotel, Kuta, Bali
• Superman Is Dead “Hot & Freaky People 2003” MTV Trax Magazine January 2003
• June 2003 Superman Is Dead “MTV Exclusive Artist of the Month”
• Double Platinum Sony Music for Kuta Rock City Album
• 2003, MTV Award “Most Favorite New Artist”
• 2003, AMI Award “The Best New Artist”
• 2004, SCTV Music Awards “The Most Famous Album Nominee, Pop Rock Category” for Kuta Rock City Album
• 2006, AMI Awards “The Best Rock Album Nominee” for Black Market Love Album
• 2006, “Superman Is Dead The Best Local Band” The Beat Awards.
• 20 the best Indonesian Album 2006 for The Black Market Love Album. Rolling Stones Magazine Januari 2007
• April 2007, SID Opening Act for American Punk Rock Band NOFX at Hard Rock Café, Kuta, Bali.
• Soundrenaline Sound of Change 2007 Jimbaran Bali, “Message of Change” Artist Nominee.
• 17 June 2007, Guest Star Artist “Final Gudang Garam Rock Competition” Jakarta
• October 2007, Superman Is Dead did an amazing Australian tour, 8 cities, 16 gigs, 33 days.
• 150 the Best Indonesian Album for Kuta Rock City Album. Rolling Stones Magazine, Special Collectors’ Edition Desember 2007.
• 50 Hype Things in Indonesian Music Industrial 2008 for Superman Is Dead.
• Trax Music & Attitude Magazine Edition Januari 2008.
• 2008, Openning Act MXPX Jakarta.
• “SID as a New Icons of Bali”. Yak Magazine Maret, April, May 2008.
• June 2009. Superman Is Dead American Tour. Played 11 gigs and cities of 'Vans Warped Tour' , and the last 5 gigs and cities were 'From Bali With Rock Tour'

VIDEOGRAPHY

2002 “White Town” Album “Bad Bad Bad” Director by Outsider Film
2003 “Kuta Rock City” Album ”Kuta Rock City” Director by Rizal Mantovani
2003 “Punk Hari Ini” Album “Kuta Rock City” Director by Ridwan
2004 “Muka Tebal” Album ”The Hangover Decade” Director by Outsider Film
2004 “Rock ‘N Roll Band” Album “The Hangover Decade” Director by Outsider Film
2004 “Disposable Lies” Album “The Hangover Decade” Director by Umum Production
2006 “Bukan Pahlawan” Album “Black Market Love ”Director by Eric Est Movie
2006 “Black Market Love” Album “Black Market Love” Director by Bob Calabrito
2007 “Menginjak Neraka” Album “Black Market Love” Director by Eric Est. Movie
2007 “Lady Rose” Album “Black Market Love ”Director by Eric Est. Movie
2007 “Goodbye Whiskey” Album “Black Market Love” Director by Outsider Film
2008, Superman Is Dead Rock-A-Bali Australian Tour 2007, Produksi outSIDer Inc, Format DVD, For Promotional Stuff Not for Sale
2009, " Kuat Kita Bersinar " Album " Angels and The Outsiders" Director by Patrick Effendy
2009, " Jika Kami Bersama- Featuring Shaggy Dog " Album " Angels and The Outsiders" Director by Patrick Effendy
2009," Saint Of My Life" Album " Angels and The Outsiders" ,A footage music video from SID American Tour 2009

Some Videos have been uploaded at Youtube.com Please click the URL to check'em out :
http://www.supermanisdead.net/nl.php?id=88

DISCOGRAPHY

INDIE ALBUM
Case 15, 1995 , Produksi Independent Intertainment, Format Cassette
Superman Is Dead,1998, Produksi Rizt Clothing, Format CD & Cassette
Bad Bad Bad, 2002, Produksi Rizt Cloth.& Suicide Glam, Format CD (mini album)
Bad Bad Bad, 2002, Produksi Spills Record, Format Cassette

INDIE COMPILATION
100% Attitude, 1999, Produksi Lunatic Records, Format Cassette
No Place To Get Fun, 2002, Format Cassette
New Generation Calling, 2003, Produksi Spills Record, Format Cassette
Video Kami “A Rock Society” 2006, Video Clip “Menginjak Neraka”, Produksi A Mild Live Production, Trend Setter Magz & The Blado Ent. Format VCD (Not For Sale)


MAJOR COMPILATION
Fantastic Bands, April 2005, Produksi Sony Music, Format CD & Cassette
Class Rock “Today’s Sensation”, Produksi Sony Music October 2004, Format CD & Cassette
A Mild Live Soundrenaline 2004, Produksi Sony Music & A Mild Live, November 2004, Format CD & Cassette
Planet Rock, Produksi Sony Music, August 2005, Format CD & Cassette

MAJOR ALBUM
Kuta Rock City, 2003, Produksi Sony Music Indonesia, Format CD & Cassette
The Hangover Decade, 2004, Produksi Sony Music Indonesia, Format CD & Cassette
Black Market Love, 2006, Produksi Sony BMG Indonesia, Format CD & Cassette
Angels and The Outsiders, 2009. Produksi Sony Music Indonesia, format CD & Cassete

ORIGINAL SOUND TRACK
D’ BIJIS, Produksi Sonny Music & Class Movie, January 2007, Format CD & Cassette
(SID Official)

Band Dewa 19 diguncang kabar tak sedap. Once, sang vokalis, disebut-sebut akan segera hengkang dari grup yang dikomandani oleh Ahmad Dhani itu.

Isu Once keluar dari Dewa 19 mulai merebak sejak seminggu lalu. Berdasarkan kabar yang beredar, Once akan mundur karena tak sepaham lagi dengan Dhani. "Once sih sudah ngomong ke bos Aquarius (perusahaan rekaman yang mengontrak Once sebagai penyanyi solo), dia mau fokus solo karier," ujar seorang sumber Kompas.com, Rabu (1/9/2010). 

Belum jelas betul apa yang menjadi penyebab keputusan Once untuk berpisah dengan Dewa 19. Ada yang menyebut bahwa Once mulai jenuh lantaran Dewa 19 mulai melempem, sementara para personelnya disibukkan dengan proyek-proyek musik masing-masing di luar Dewa 19.

Informasi lain menyebutkan, Once mengambil keputusan itu lantaran kecewa dengan bagi hasil yang tak adil dan transparan dari pihak manajemen Dewa 19, Republik Cinta Management (RCM).

Irwan Setyo Budhy Wibowo (Iwan), Internal Affair Dewa 19, belum mau menanggapi kabar rencana pengunduran diri pemilik nama asli Elfonda Mekel itu. "Waduh, saya belum bisa komentar. Saya lagi ada tamu dari Malaysia nih. Nanti aja ya," kilah Iwan ketika dihubungi Kompas.com lewat telepon genggamnya, Rabu.

Sementara itu, Samsul Huda, salah satu penasihat hukum Dewa 19, yang juga kerabat dekat Dhani, mengatakan bahwa kabar itu tidaklah benar. "Mungkin karena kevakuman Dewa 19, terus dikait-kaitkan dengan hal itu. Enggaklah, orang dia kemarin di SCTV masih main, duet sama Ari Lasso. Sampai saat ini, Once enggak pernah ngomong (pengunduran) itu," katanya ketika dihubungi secara terpisah.

entertainment.kompas.com
www.thejeo.blogspot.com


Jakarta - Momen bulan suci Ramadan lebih dipilih Maliq & D'Essentials untuk beribadah. Karenanya, sudah jadi hal yang biasa jika mereka tanpa job saat Ramadan.

"Biasanya kalau puasa kita nggak ngeluarin produk religi. Kita nggak ngapa-ngapain. Dalam arti kata nggak manggung, off-air dan lain-lain," ujar Angga, vokalis Maliq & D'Essentials ditemui dalam acara 'Breakfasting & Charity with Organics' di D'Nanta Bistro, Jakarta Selatan, Senin (30/8/2010).

Saat ini, Organics Records, label yang menaungi mereka juga sedang sibuk menggarap album Twentyfirst Night dan seorang artis Malaysia. Karenanya pelantun hits 'Pilihanku' itu pilih bersantai.

Namun mereka tidak pernah absen untuk membuat acara amal. Ini tahun keduanya, Angga (vokal), Indah (vokal), Widi (drum), Jawa (bass), Amar (terompet) dan Ifa (kibord) menggarap acara amal.

"Kita mau momen ini (Ramadan) nggak cuma lewat gitu aja. Charity salah satunya," jelas Angga.
 music.detikhot.com

Jakarta - Band Hijau Daun baru saja merilis album keduanya pada Juli lalu. Band asal Lampung itu tetap mempertahankan nuansa musik Melayu.

"Memang yang kita keluarin lagu-lagu yang mudah didengar orang lain," ujar Dide, vokalis Hijau Daun, ditemui usai mengisi acara 'DahSyat' di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (31/8/2010).

Album kedua tersebut diberi tajuk 'Bersama Terang'. Penggarapan album tersebut cukup singkat. Pelantun hits 'Suara (Ku Berharap)' itu hanya membutuhkan waktu sekitar 1,5 bulan saja.

Sebanyak 50% materi mereka masih diambil dari album pertamanya. Lagu-lagu yang sukses diterima pasar kemudian diadopsi mereka untuk album kedua.

"Sound lebih bagus, lebih enerjik, lebih variatif juga. Lebih komplit," jelas Dide.
music.detikhot.com

Lirik Lagu Hari Bersamanya - Sheila On 7

Hari telah terganti
Tak bisa ku hindari
Tibalah saat ini bertemu dengannya

Jantungku berdegup cepat
Kaki bergetar hebat
Akankah aku ulangi merusak harinya

[*]
Mohon Tuhan
Untuk kali ini saja
Beri aku kekuatan
‘tuk menatap matanya

[**]
Mohon Tuhan
Untuk kali ini saja
Lancarkanlah hariku
Hariku bersamanya
Hariku bersamanya

Kau tahu betapa aku
Lemah dihadapannya
Kau tahu berapa lama
Aku mendambakannya

Back to [*][**]

Tuhan tolonglah (beri kesempatan)
Tuhan tolonglah (beri kesempatan)

Back to [*][**]

Hariku bersamanya
Hari bersamanya
Hari bersamanya
Hari bersamanya
Hari bersamanya
Hari bersamanya
Hari bersamanya

Tuhan tolonglah
Hari bersamanya
Tuhan tolonglah
Hari bersamanya

JAKARTA - Marvells merasa nyaman dengan empat personil. Mereka pun belum terpikir mencari pengganti Guggie (eks gitaris).

“Belum kepikiran sih. Yang jelas, kami berempat untuk sekarang ini nyaman. Main di atas panggung enjoy, lebih all out, lebih bisa mengekspresikan lebih,” papar Idea Pasha ditemui di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta, Selasa (31/8/2010).

Cowok yang pernah dituduh selingkuh dengan Okie Agustina ini mengatakan tanpa Guggie, ada lebih dan kurangnya. “Tapi kita lakukan berempat ini. Ya nyamanlah,” tukasnya.

Tanggapan Marvelliant –sebutan fans Marvells, terhadap hengkangnya Guggie, menurut Idea kebanyakan mereka tetap mendukung dan mendoakan Marvells dengan formasi empat personil.

“Kita juga enggak kecewa dan enggak senang juga. Gue bilang ini realita hidup. Gue pribadi enggak kehilangan dia. Dia tetap ada di lingkungan kita,” tandas Idea.

Dia menyatakan keyakinannya dengan kondisi Marvells sekarang. “Kita tetap bisa membedakan mana urusan pribadi mana pekerjaan. Mungkin itu yang bikin kami solid,” pungkasnya.

celebrity.okezone.com

JAKARTA - Formasi Marvells kembali menjadi empat, setelah Guggie (gitaris) hengkang belum lama ini.

“Iya Marvells sekarang sudah berempat. Gitaris kita, Guggie, sudah enggak di Marvell lagi sekarang. Hampir dua minggu tepatnya. Dia ada kerjaan lagi,” ujar vokalis Marvells, Yana, ditemui di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta, Selasa (31/8/2010).

Dia mengatakan saat ini Marvells nyaman berempat. “Yang pasti gue pribadi merasa jauh lebih baik,” ujarnya.

Yana membantah jika hengkangnya Guggie karena ada masalah di antara mereka. Dia mengatakan Guggie berpisah dengan baik-baik.

“Dia pamit dengan baik dan kami mengucapkan selamat jalan dengan baik-baik saja,” imbuh Yana.

Menurut Idea Pasha, Guggie dihadapkan kepada dua pilihan yang sulit. Guggie pun harus memilih.

“Ya, kita mengizinkan. Setiap orang kan punya hak dan kami memberikan hak itu. Jadi ya itu pilihan dia, ya enggak apa-apa,” ujarnya.

Yana mengatakan formasi Marvells awalnya berempat dan Guggie adalah additional. Sekarang mereka kembali lagi seperti dulu.

“Kalau dari musik, kami enggak merasakan ada kepincangan atau apa. Ada tambahan mempermanis saja. Malah sekarang kami bertanggung jawab mengurusi alat musik kami masing-masing,” jelas Yana.

Dia menambahkan berempat adalah formasi idaman Yana. Dia menegaskan tidak adanya Guggie bukan sesuatu yang mengubah keajaiban.

“Marvells tetap Marvells,” tegasnya.

celebrity.okezone.com

Jersey Bola Grade Ori Murah

Jersey Bola Grade Ori Murah